DIKIRA LEMAH PADAHAL PENYIHIR TERKUAT YANG PALING DITAKUTI
Abel dan seluruh tim investigasi diteleportasi ke sebuah tempat yang terisolasi di lantai 40. Di mana tempat itu dapat memblokir sihir dan serangan fisik. Ketua Guild yang mendapatkan pesan jika tim investigasi menghilang di dalam dungeon segera bergegas pergi ke pintu masuk dungeon. Di sisi lain, Rio pergi ke perpustakaan dan bertemu lagi dengan Sera. Ia ingin melihat catatan lama tentang gelombang besar dan gerhana. Sera pun bersedia membantu Rio untuk menunjukkan tempat dokumen itu berada. Sera yang penasaran mendekati wajah Rio dan bertanya apa alasan Rio mencari dokumen itu. Namun Rio tidak bisa mengatakan jika sebenarnya ia pernah melawan iblis tepat saat gerhana itu terjadi. Ia mengelak dengan menanyakan hal lain kepada Sera sambil tersipu malu. Rio lalu menanyakan tentang perubahan warna pada batu sihir yang memudar saat gelombang besar terjadi. Kebetulan Sera juga pernah melihat catatan kuno tentang perubahan warna pada batu sihir. Ia lalu mengajak Rio untuk melihat catatan kuno itu. Para tim investigasi yang terjebak di sebuah ruang mulai berdiskusi. Arthur berpendapat jika mereka diteleportasi dengan paksa. Ria juga mengatakan jika kejadian ini mirip dengan lingkaran suci yang disebut keajaiban Tuhan dan mampu menahan semua serangan sihir dan fisik. Abe lalu menyuruh Lyn untuk mendeteksi wilayah sekitar dengan sihir angin. Lin mendeteksi adanya sekitar 1000 manusia dalam radius 500 m serta 50 makhluk asing yang tidak diketahui. Arthur menduga itu adalah tim Klive yang ikut terteleportasi. Abel pun lalu menyarankan untuk bergabung dengan mereka. Di dunia luar, Kepala Guild dan Christopher memutuskan untuk tidak mengirim bantuan karena terlalu berisiko. Mereka juga takut hal yang sama akan terjadi jika mereka mengirimkan tim penyelamat. Di sisi lain, tim Kaib yang diserang oleh sekelompok makhluk misterius hanya bisa bertahan dengan sihir pertahanan. Namun sayangnya banyak dari mereka yang tewas akibat serangan beruntun yang dilancarkan makhluk itu. Kly terkejut melihat sosok makhluk yang menyerang mereka adalah Devil. di mana mereka adalah makhluk yang kebal terhadap sihir dan musuh dari Tuhan dan malaikat. Abel dan tim yang sampai ke tempat Clive terkejut melihat musuh yang mereka hadapi adalah para devil. Para tim investigasi mencoba serangan gabungan dan berhasil menjatuhkan beberapa devil. Namun karena jumlah musuh yang terlalu banyak, kemungkinan kekuatan sihir mereka akan habis duluan. Di balik pasukan Devil, Abel melihat sosok yang lebih mengerikan muncul. Ia dan rekan-rekannya lalu maju menerjang dan menyerang para devil dengan formasi satu barisan. Di saat mereka hampir mengalahkan semua devil, Lyn tiba-tiba kehabisan sihir dan mereka juga kehabisan potion. Ria mengatakan kepada Abel jika sosok yang berada di balik pasukan Devil itu adalah Pangeran iblis karena kedua matanya mempunyai warna yang berbeda. Di mana itu adalah salah satu ciri Pangeran Iblis. Pangeran Iblis juga bisa berevolusi menjadi raja iblis dan hanya bisa dikalahkan oleh pahlawan. Abel yang tak putus asa menyerang kembali para devil. Namun, Pangeran Iblis tidak tinggal diam. Ia juga menyerang dengan kecepatan yang luar biasa dan membuat Abel terpental mundur. Para devil yang tersisa menyerang dan menghancurkan sihir pertahanan tim Clib. Abel yang bertarung satu lawan satu dengan Pangeran Iblis mencoba mengeluarkan serangan andalannya. namun berhasil dihindari oleh Pangeran Iblis. Ia lalu terkena serangan Pangeran Iblis dan membuatnya tak berkutik karena kehabisan tenaga. Sementara itu di dunia luar, Natalie berlari menuju asrama untuk mencari Rio. Eto lalu memberitahunya jika Rio ada di perpustakaan utara. Natali pun bergegas dan menemukan Rio sedang berjalan. Ia lalu menyampaikan jika tim investigasi termasuk tim Abel menghilang di dalam dungeon. Mendengarkan hal itu, Rio kemudian membuat kereta es lalu membawa Natali dan melaju cepat menuju dungeon. Saat tiba, ia dihalang oleh penjaga. Ia pun membuat dinding es dan menerobos masuk ke dalam dungeon. Menyadari bahwa melewati jalan biasa hingga lantai 40 akan memakan waktu, ia menggunakan sihirnya untuk membor dan membuat jalan pintas langsung menuju ke lantai 40. Di saat situasi mulai genting, Rio muncul di hadapan Abel dan membuat semua orang terkejut. Abel mengingatkan kepada Rio jika musuh yang ia hadapi sangatlah kuat. Namun Rio malah berkata sebaliknya. Ia menganggap Pangeran Iblis sangat lemah. Rio menepis serangan para devil dengan mudah dan membelah para devil dengan sihirnya sambil berjalan menuju Pangeran Iblis. Di hadapan Pangeran Iblis, Rio mengeluarkan pedang dan menantangnya berduel. Pertarungan pun dimulai. Pangeran Iblis dengan cepat menyerang. Namun, Rio berhasil menghindar dengan mudah dan memotong kepala Pangeran Iblis. Tapi itu belum berakhir. Walaupun lehernya putus, Pangeran Iblis masih bergerak dan mengambil kepalanya lalu meletakkannya kembali. Rio kemudian menyerangnya kembali dengan sihirnya dan memotong tubuh Pangeran Iblis menjadi banyak bagian lalu menghancurkan batu sihir milik Pangeran Iblis. Pangeran Iblis pun menjadi abu dan hancur tak tersisa. Di dungeon yang berbeda, sebuah tim petualang yang beranggotakan tujuh orang di depan altar dengan batu hitam suci mencoba memanggil Raja iblis. Namun yang muncul adalah Leonor. Para petualang termasuk Roman sang pemimpin tim mengira Leonor adalah raja iblis. Leonor pun menyerang dan menusuk Roman lalu mengambil batu sihir hitam itu dan mengatakan kepada para petualang jika ia bukan raja iblis. Sebelum pergi, Leonor juga memberitahu mereka jika ada seseorang bernama Rio yang punya kekuatan 10.000 jauh lebih kuat daripada Roman. Di satu sisi, Rio dan tim investigasi bertemu petua Langlun dan menunjukkan benda aneh yang ia temukan di lantai 39. Arthur lalu mengambilnya untuk dibawa dan diteliti. Sesampainya di permukaan, Kepala Guild bertanya kepada Rio mengapa saat itu ia menghiraukan peringatan penjaga dan masuk menerobos ke dalam dungeon. Rio hanya bisa berkata maaf, namun Arur menegaskan jika mereka semua berhasil selamat berkat Rio. Arthur kemudian mengajak Kepala Guild ke tenda untuk menceritakan kejadian di dalam dungeon. Kepala Guild pun terkejut mendengar kemunculan Devil dan Pangeran iblis. Ia bahkan tidak menduga jika yang berhasil mengalahkan mereka adalah Rio. Dan yang membuatnya lebih terkejut adalah Rio yang berhasil mengalahkan mereka semua dalam sekejap. Arthur juga mengatakan kepada kepala guild untuk tidak pernah menjadi musuh Rio mengingat kekuatan Rio yang berada di level yang berbeda. Arthur dan kepala guild pun sepakat untuk tidak memasukkan nama Rio ke dalam laporan atas kejadian yang terjadi. Ketika Rio sedang berjalan sendirian, ia mencium aroma Kare. Ia lalu masuk ke toko itu dan bertemu dengan Sera. Rio bertanya kepada Sera mengapa ia jarang terlihat di Guild Petualang. Sera pun mengatakan jika ia mengambil misi jangka panjang sebagai instruktur pedang prajurit Lun. Di sini Sera juga mengajak Rio untuk latihan tanding dengannya. Mereka berdua pun melakukan latihan tanding. Sera yang melancarkan serangan duluan berhasil dihindari Rio. Begitupun sebaliknya serangan Rio juga berhasil dihindari Sera. Pertarungan pun berlanjut dan membuat para prajurit yang melihatnya takjub. Sera yang tampak sangat menikmati pertarungan kembali menyerang dengan kekuatan penuh. Rio yang mulai kewalahan dengan kecepatan pedang Sera akhirnya mengaku kalah. Setelah pertandingan berakhir, Sera tiba-tiba saja memeluk Rio karena kagum dengan cara berpedang Rio. Rio mengatakan jika ia belajar menggunakan pedang dari gurunya yang juga seorang raja peri. Karena Sera adalah setengah el, ia juga tahu jika jubah yang digunakan Rio adalah jubah Raja Peri. Tak lama kemudian, seorang pelayan bernama Reita memanggil Sera untuk segera melatih cucu kepala daerah. Sera pun pergi dan menyuruh Reelita untuk mengantar Rio. Saat ingin kembali ke asrama, Rio bertemu dengan kepala guild yang kebetulan lewat dengan menaiki kereta kuda. Ia kemudian memanggil Rio untuk membicarakan suatu hal. Ketua Guild memberi misi kepada Rio sebagai hukuman karena telah menerobos masuk ke dungeon saat insiden gelombang besar sebelumnya. Misinya adalah mengawal seorang pedagang menuju kota witness. Saat berada di asrama, Nils meminta bantuan Rio membuat partti sementara agar dapat mengambil misi pembasmian di kampung halamannya. Namun, misi tersebut hanya untuk petualang Rengdy. Dan target pembasmian misi tersebut adalah goblin dan skeleton. Mendengar kalimat skeleton, Rio tiba-tiba saja bersemangat dan setuju ikut dalam misi pembasmian itu. Mereka berempat pun menemui ketua Guild untuk membahas misi tersebut. Setelah mendapatkan persetujuan dari ketua guild, Rio, Nils, Eto, dan Amon menjalankan misi menuju Kairadi. Berkat latihan stamina yang mereka lakukan, mereka berempat sampai ke Kairadi dengan cepat. Nil selalu mengajak Rio dan teman-temannya untuk bertemu Bulan yang merupakan kepala desa. Bulan lalu menjelaskan apa yang terjadi sebelumnya saat partti Reng E dan D datang. Ia mengatakan jika warga setempat tidak bekerja sama dan mengusir partti Rengdi dikarenakan parti sebelumnya melanggar tradisi desa dengan masuk terlalu jauh ke dalam hutan dan akhirnya terluka parah. Nils menjelaskan kepada Rio dan lainnya jika desanya punya dua keistimewaan. Yang pertama roh pelindung yang berada di hutan timur dan yang kedua adalah kuil. Keesokan harinya mereka pergi untuk mengamati para goblin. Di sana mereka menemukan jijak kaki para goblin. Lalu tak lama kemudian, Rio mendeteksi adanya lebih dari 10 goblin yang mendekat menuju ke arah mereka. Riau dan teman-temannya lalu menyerang para goblin tersebut dan membiarkan satu goblin lolos untuk diikuti. Setelah berhasil mengikuti dan menemukan tempat persembunyian para Goblin, Rio dan teman-temannya langsung melancarkan serangan dan menghabisi para goblin. Lalu goblin general pun muncul dari dalam gua dan ingin menyerang Nils dan Amon. Tapi berhasil ditahan oleh Rio menggunakan rantai es. Rio kemudian menyuruh Nils untuk melakukan serangan penghabisan. Setelah berhasil mengalahkan para goblin, Rio dan teman-temannya menemui sesepuh desa yang bernama Nasu. Nasu lalu membawa Rio dan teman-temannya beserta Baulan untuk menemui roh pelindung. Dan ternyata roh pelindung itu adalah penrir yang bernama Nukusin. Rio sedikit kecewa karena roh pelindung tersebut adalah makhluk mitologi yang jinak. Ia berharap akan terjadi sebuah event pertarungan seperti dunia isekai pada umumnya. Nasu dan Baulan terkejut karena Penrir tersebut memberitahu namanya di mana hal tersebut belum pernah terjadi. Penrir itu lalu memberitahu namanya karena ia merasa nyaman di dekat Rio yang menggunakan atribut Raja Peri. Penrir itu lalu mengatakan jika ada 30 skeleton di depan kuil dan satu skeleton yang sangat kuat di dalam kuil. Eto lalu membasmi semua skeleton yang ada di luar. Ketika Amon dan Nils membuka gerbang kuil. Skeleton dengan ukuran besar sudah menunggu mereka. Skeleton yang terlihat sangat kuat itu adalah Skeleton Ark. Rio lalu menggunakan sihirnya untuk mengubah pedang Amon dan Nils menjadi palu es. Skeleton Ark pun keluar dari dalam kuil dan mulai menyerang. Namun Rio menghambat pergerakannya dengan mengeluarkan sihir es dan membuat Ark terjatuh. Sementara itu, Amond menyerang kaki dan wajah Ark menggunakan palu es yang dibuat Rio. Ark yang berusaha bangun terus terjatuh karena sihir es milik Rio yang sangat licin. Nils kemudian menyerang bagian leher dan membuat kepala Ark terpisah dari tubuhnya. Skeleton Arc pun berhasil dikalahkan. Mereka kemudian masuk ke dalam kuil dan melihat sebuah patung wanita yang memegang bola sihir yang pecah. Menurut Penrir, kekuatan dari bola sirir itu mengalir keluar hingga ke gua dan menyebabkan para goblin terus bertambah dan menyerang. Nasu lalu menyegel kuil itu dengan mantranya. Rio, Nils, Etto, dan Amon pun pergi melanjutkan misi selanjutnya. Di kantor Guild, Abel diminta untuk mewakili ketua Guild dalam sebuah acara festival di Witnas. Di sisi lain, Piona sang putri kerajaan sekaligus komandan divisi dan Oscar sang wakil komandan juga akan pergi ke Witnas atas perintah dari sang raja. Rio dan teman-temannya melanjutkan misinya menuju Witnas untuk mengawal sang pedagang dan akan kembali ke Kota Lun setelah 10 hari lagi. Dikarenakan mereka masih punya waktu berhari-hari sebelum kembali, Rio dan teman-temannya pergi untuk menikmati festival. Keesokan harinya saat festival berlangsung, Rio melihat Abel yang sedang duduk di kursi tamu bersebelahan dengan Viona. Ia juga bertemu dengan tiga rekan partti Abel. Lyn mengatakan jika Viona datang bersama dengan Oscar, sang penyihir api kebanggaan kerajaan. Di mana satu serangan dari Oscar dapat membakar 1000 prajurit kerajaan, meledahkan Waven, bahkan menghancurkan satu kota. Saat tiga rekan Abel pergi, Rio berpapasan dengan Oscar di mana mereka hampir bertabrakan satu sama lain. Melihat sosok Rio membuat Oscar merasakan sesuatu. Saat kembali, ia menceritakan kepada Viona jika ada seorang penyihir yang terlatih yang hampir ia tabrak. Sementara itu, Rio dan teman-temannya ikut dalam acara festival memanah. Eto dan Amon yang kesulitan dalam memanah membuat Abel tertawa. Rio yang melihat Abel tertawa menyuruhnya ikut berpartisipasi. Abel lalu menembakkan busur panah dan tembakannya tepat mengenai sasaran. Abel terkejut melihat tiga rekan partinya muncul. Ria yang juga terlihat kesal membawa Abel lalu pergi. Di sisi lain, Sera yang tampak kesepian mencari Rio di guild petualang. Namun, ia tidak menemukannya. Ia lalu bertanya kepada Nina. Nina berkata jika Rio tidak akan kembali sementara waktu karena sedang menjalankan misi jangka panjang. Sara yang terkejut mendengar Rio tak kembali selama lebih 1 minggu pergi dengan wajah murung. Sementara itu, Rio dan teman-temannya yang ikut dalam acara festival bertemu Sasa dan juga Dan. Nils tampak kesal karena bertemu dengan Dan di acara tersebut. Amon dan Nils yang menjadi peserta bersaing sengit dengan Dan. Nils yang masih menyimpan dendam dengan dan beradu jotos dan membuat mereka tercebur ke air. Saat malam tiba, Abel bertemu dengan Pangeran Konrad dan Viona di acara pesta. Abel sedikit gelisah karena tidak membawa pedang saat acara berlangsung. Namun, ia juga merasa sedikit tenang karena di pesta itu sudah dipasang sihir pelindung untuk keamanan. Di ruang keamanan, para penjaga panik karena sihir yang digunakan untuk pelindung bermasalah dan mengakibatkan pelindung di acara pesta tersebut menghilang. Pesta yang seharusnya meriah mendadak rusuh akibat serangan dadakan. Para tamu yang hadir menjadi sasaran kelompok penjahat yang belum diketahui identitasnya. Piona yang melihat kakaknya terluka segera menolong dan membawanya berlindung. Konrad pun menyuruh Piona untuk segera menghubungi bawahannya. Piona lalu mengeluarkan tembakan sihir ke langit. Oscar dan para bawahan Piona yang melihat tanda itu segera bergegas menuju lokasi penyerangan. Sementara itu, Konrad menyadari jika target utama dari penyerangan itu adalah mereka berdua. Para penjahat yang melihat Piona dan Konrad mulai menyerang. Saat mereka bertarung, Konrad mendengar seorang membaca mantra. Ia lalu menyuruh Piona untuk segera mengeluarkan sihir pertahanan total dan berhasil menepis serangan itu. Oscar dan dua rekannya yang tiba di lokasi terkejut melihat kobaran api yang menghancurkan pesta tersebut dan segera mencari Piona. Di saat Konrad hampir terkena serangan, Piona mendorongnya dan terkena ledakan sihir. Oscar yang melihat Piona terpental akibat ledakan itu segera bergegas pergi mencarinya. Nils, Amon, dan Eto yang kebetulan melihat Piona terlempar di udara pergi berlari menyelamatkannya. Namun ternyata ada dua orang dari kelompok penjahat penyerangan datang menyerang. Amon dan Eto bertarung melawan mereka dan berhasil mengalahkannya. Oscar yang melihat Piona dalam keadaan pingsan berada bersama dengan Nils dan teman-temannya tiba-tiba marah dan melancarkan serangan. Namun berhasil ditepis Eto. Oscar lalu mengeluarkan serangan kembali dan kali ini sihir pertahanan Eto tidak mampu menepisnya. Dan serangan tersebut mengenai Amon dan Nils. Eto yang sudah kelelahan juga jatuh tergeletak. Di saat Oscar kembali melancarkan serangan apinya, tiba-tiba muncul dinding es menepis serangannya. Rio yang melihat teman-temannya terluka mulai marah. Oscar kemudian menyerang Rio dengan sihir apinya, namun ditepis dengan 10 lapisan es milik Rio. Tak hanya sampai di situ, Oscar juga menyerang terus-menerus. Oscar terkejut melihat semua serangannya tidak mengenai Rio sedikitp. Rio dengan tatapan dinginnya mulai menyerang balik dan membuat Oscar mulai serius bertarung. Oscar kemudian mengeluarkan badai api yang sangat besar dan Rio muncul dari dalam bola es lalu menghempaskan serangan menggunakan pedangnya. Duel sengit antara mereka berdua pun berlanjut hingga akhirnya Abel muncul. Rio yang sudah terlanjur marah besar memperingatkan Abel agar tidak ikut campur. Ia bahkan mengancam Abel jika berani mengganggu pertarungannya. Walau Abel terkejut mendengar Rio berkata seperti itu, ia tetap bersi keras menjelaskan kesalahpahaman yang sedang terjadi. Abel menjelaskan kepada Oscar jika empat orang yang ia lawan bukanlah musuh, melainkan petualang dari kota Lun. Walaupun Abel sudah meluruskan kesalahpahaman, Rio tetap ingin membunuh Oscar karena telah melukai tiga temannya. Rio bahkan berniat membekukan Fiona. Hal itu membuat Oscar mara besar mendengarnya dan langsung menyerang Rio kembali. Namun bagi Rio serangan seperti itu tidak ada apa-apanya. Abel berkata jika pertarungan terus berlanjut maka akan terjadi perang antar negara. Rio yang masih dalam keadaan panas menyerang Abel dengan sihir esnya. Namun Abel tak menghindar dan tak bergerak sedikit pun dari tempatnya. Itu semua ia lakukan karena ia tidak ingin melihat Rio menjadi penyebab terjadinya perang. Rio pun mengurungkan niatnya untuk melanjutkan pertarungan dan menghormati keputusan Abel. Rio lalu menyuruh Abel untuk menyerahkan Fiona kembali ke Oscar. Ia lalu berjalan dengan wajah tersenyum sambil mengingat kembali saat ia pertama kali menemukan Abel terdampar di pinggir pantai. Keesokan harinya, Rio dan teman-temannya yang berada di pinggiran kota bertemu dengan Abel. Abel menjelaskan jika permasalahan kemarin sudah terselesaikan dan Oscar juga sudah meminta maaf. Abel juga menyampaikan ucapan terima kasih tuan putri Piona kepada Nils, Eto, dan Amon karena telah menyelamatkan dan melindunginya dari para penjahat. Rio dan teman-temannya pun kembali ke kota Lun. Sementara itu di perpustakaan Sera tampak kesepian dan menunggu kedatangan Rio. Ia lalu berjalan keluar untuk menenangkan pikirannya. Ketika Ser menuju toko tempat ia makan kare dengan Rio, ia terkejut melihat Rio yang sedang duduk sendirian sambil makan kare. Rio kemudian memanggil dan mengajaknya duduk makan bersama. Setelah itu, Rio dan Sera kembali ke perpustakaan. Di sana Sera terlihat ceria sambil menunjukkan buku alkemia kepada Rio. Sera menyuruh Rio untuk menyalin catatan alkemia dengan sihir menyalin. Namun, Rio baru tahu jika sihir menyalin adalah sihir dasar. Rio juga terkejut mendengar umur Sera yang sudah mencapai 2 abad atau sekitar 200 tahun. Ia lalu memuji Sera karena masih terlihat cantik walaupun sudah berumur ratusan tahun dan membuat wajah Sera memerah dan malu. Selanjutnya Rio pergi menemui Abel untuk meminta bantuan. Dikarenakan semua teman sekamarnya di asrama sudah keluar, Rio ingin mulai hidup sendiri agar dapat bereksperimen lebih banyak tentang sihir dan alkemia. Dan ia perlu sebuah rumah yang cukup besar. Oleh karena itu, ia meminta Abel untuk membantunya mencari rumah. Abel kemudian mengajak Rio bertemu kenalannya yang bernama Revlet untuk mencari rumah. Awalnya mereka ingin mencari pila bangsawan. Namun sayangnya pila bangsawan hanya bisa dibeli oleh seorang bangsawan. Replet kemudian menawarkan rumah yang berukuran luas sesuai yang Rio inginkan. Namun rumah tersebut terletak di luar kota Lun. Rio dan Abel pun pergi ke sana untuk melihat rumah itu. Sesampainya di sana, Rio merasa rumah tersebut cocok untuknya dan langsung membelinya. Perjalanan Rio masih panjang. Ia masih harus melewati berbagai rintangan dan bertemu musuh-musuh yang kuat. Cerita seorang pemuda yang bereinkarnasi ke dunia fantasi dan ingin hidup santai, namun berakhir dengan hal-hal tak terduga yang jauh dari kata damai dan tentram ini pun dimulai. Yeah.
kelanjutan cerita part sebelumnya tentang seorang pemuda yang bereinkarnasi ke dunia isekai dan menjadi penyihir air terkuat dan tidak bisa menua (abadi).
Ikuti Kami di Media Sosial:
Tiktok: https://www.tiktok.com/@narasiotaku
Facebook: https://facebook.com/narasiotaku
Instagram: https://instagram.com/narasiotaku
MAG.MOE - The MAG, The MOE.