Berkebun monster di DI DUNIA IBLIS ‼️

Yo yo yo. Hello bro, gimana kabarnya? Semoga kalian diberi kesehatan dan rezeki yang melimpah. Kali ini mari kita ngalur anime terbaru lagi di tahun 2025. Berjen reaction adventure dan fantasi berjudul Parmagia. Ya, anime ini berkisah tentang dunia felisid, sebuah dunia yang dipimpin oleh raja iblis. Namun, dunia itu nampak damai yang di mana manusia dan monster hidup berdampingan. Bahkan ada manusia yang berprofesi sebagai parmagia. Perlu kalian ketahui, Parmagia merupakan sebuah profesi untuk merawat monster dari benih hingga tumbuh dewasa. Dan para monster akan dijadikan sebagai monster pekerja, bahkan sebagai monster petarung. Hmm, seperti apakah ya kisahnya? Pasti kalian kagak penasaran deh. Tapi gak apa-apa yang penting kita langsung gaskan saja. [Musik] Di wilayah Benua Aprion terdapat sebuah perkebunan yang sejuk sekali. Sesejuk angin di Lembang dan di Lumajang. Terlihat Loki Simata satu memanggil teteh Arce memberitahukan ladang yang kekurangan pupuk. Dengan sigap Arce memerintahkan Turnis untuk mengirimkan pupuk ke ladang tersebut. Kemudian Loky memberitahukan Cica untuk menyiramkan air pada ladang yang kekurangan air. Dengan cepat Cica meminta sang kodok untuk mengirimkan hujan pada ladang. [Musik] Tampaklah para bocil pada sibuk memelihara tanah sambil berlatih pemeliharaan ladang Parmagia dengan arahan para seniornya. Kemudian Lei memerintahkan monster miliknya yang disebut Arkis untuk membersihkan ladang Toitan. Sementara Ley akan menemui Ten yang sering malas-malasan. Di sisi lain, Ten begitu antusias menyiram tanaman di ladangnya sendiri. Tiba-tiba Ley menendang Ten sambil memberitahukan untuk mengirim barang hasil panennya. Ten dan Lei cekcok adu mulut gara-gara Lei memanggil Ten dengan sebutan Jeroten alias tidak memiliki monster. Tak lama kemudian datanglah Teteh Arce alias Aceut memisahkan mereka berdua. Akhirnya mereka berkumpul membicarakan benih liar milik Ten dan cara pemeliharaan Ten yang salah. Namun Ten merasa bahwa dirinya melakukan sesuai perintah sang kakek untuk menuangkan rasa cinta sambil mengajak bicara saat membesarkan Monster. Di situ Aut menyarankan Ten untuk menanam benih monster yang mudah dirawat alias jangan benih liar. Lantas Lei kembali memanggil Jeroten sambil memojokkan Ten yang tidak memiliki satuun monster. Sontak saja Ten marah sambil berdalih bahwa dirinya bukan tidak punya tapi belum punya. Dan saat ini Ten sedang menanam monster terkuat. Eh, tiba-tiba Cica memakan rumput liar,” jelas Acet marah. Karena bisa saja rumput liar tersebut terdapat racun. Yah, ternyata Cica di sini memiliki sifat yang agak lain, sedangkan Acet merupakan ciwi pemarah. Kemudian Ten menjelaskan bahwa dirinya hanya ingin mempunyai monster terkuat saja untuk menjadi parmagia terkuat di alam iblis ini dan menjadi seorang Kion Seis. Tak lama kemudian datanglah Anjar menanyakan keadaan Ten. Dengan bangganya Ten memberitahukan bahwa dirinya telah menemukan tanah liar dan telah menumbuhkan benih kuat. Sontak Aet kaget mendengar perkataan Ten. Namun Cicak sangat senang lantaran banyak tumbuhan magia dari tanah tersebut yang dapat dimakan. Lantas Anjar langsung ngampar samak untuk minum teh sambil menikmati hangatnya mentari pagi. Jelas pada heranlah semuanya. Ya, ternyata Anjar datang ke Parmagia hanya lewat saja karena tujuan sebenarnya adalah untuk menemui Nona Nares atas perintah Glaza. Para bocil yang melihat Anjar langsung berdatangan. Ternyata mereka sangat ngepan sama si Anjar yang terkenal kuat dan bakalan menjadi calon orakion seis. Perlu kita ketahui dunia ini disebut feliside yang dipimpin raja iblis dan orang Kion seis merupakan jenderal pelayan iblis yang berjumlah en orang. Sedangkan Parmagia merupakan orang-orang pilihan raja iblis untuk menanam benih mongser. Dengan kata lain, tidak semua orang bisa menjadi Parmagia. Dan perlu diingat juga, Ora Kionseis dipilih di antara Parmagia. Saat ini ora Kionseis terdapat lima orang yang menguasai lima benua. Dengan kata lain, ada satu kursi yang kosong. Anjar berharap bisa menjadi orang Kion seis yang keenam. Namun, Anjar sadar diri dan masih lama untuk menduduki kursi tersebut. Sonak Ten ingin bersaing dengan Anjar untuk menjadi orang Kionis yang keenam. [Musik] Singkat cerita, Ten sudah sampai di kota Selet mengendarai kereta kuda gideg. Lalu Ten mengganti Zelli lama dengan Zelli baru sebagai penerangan jalan kota. Bejir bolamnya pakai monster kayak terong. Itu monster jelly, Bang. Iya tahu ya Ten yang rajin mendapatkan salam hangat dari ibu-ibu yang lewat. Tak jauh dari tempat itu, Cica mengganti makhluk air mancurnya dengan makhluk baru dan memberikan obat supaya kuat nyemur jadi pancuran. Bang, monster apa itu, Bang? Fungsinya buat apa, Bang? Hah? Lu nanya gue. Gue juga enggak tahu, Bro. Kayaknya buat hiasan doang deh. Nah, di sisi lain, Lei mengganti monster api tungku milik warga. Sedangkan Acet memperhatikan para monster baru yang bertugas sebagai perbaikan jalan. Eh, tiba-tiba Ten dikejutkan oleh seorang Ciwi yang ingin membeli Loki. Sebab si Ciwi itu tertarik oleh monster Loki yang merupakan peri. Ciwi tersebut bernama Charlotte, seorang pedagang keliling barang langka di seluruh alam iblis. Lantas Ten menanyakan pupuk untuk mempercepat perkembangan merer kuat. Eh, tiba-tiba Lei menerjang Ten dan duduk merayu si Charlotte. Dengan semangat Charlotte mengeluarkan semua barangnya pada Lei supaya dibeli lalu memberikan pupuk pada Ten. Setelah itu dengan secepat kilat Charlot langsung kabur. Ya, Cicadan Acutet yang melihat itu merasa kasihan karena kedua cowok telah tertipu oleh Charlotte. Eh, tiba-tiba muncul Nares langsung mengikat Ley dan Ten itu karena mereka berdua dianggap sedang bolos bekerja di ladang. Tak lama kemudian datanglah seorang kakek memarahi Ten dan Ley hingga giginya copot. Waduh, bau jigung. Lantas Narei membuka ikatan Ten dan Lei sambil menerangkan bahwa dirinya sedang menjalankan tugas dengan mengawasi rakyat atas perintah penguasa. Eh, tiba-tiba Nares marah pada kedua pengawalnya. Itu karena mereka membicarakan Nares yang enggak suka diam di ruangan. Namun, kenapa si kakek jadi ikut diikat? Ya, heran gue, Bro. Gue juga heran, Bang. Iya, lanjut. Nah, kemudian Nares menanyakan perihal Ten yang membesarkan monster terkuat untuk menjadi orang Kion Seis. Dengan semangat Ten membenarkan perkataan Nares, bahkan Ten menantang Nares untuk menjadi orang kion seis. Sonta si Kakek menjelaskan bahwa Nares tidak pernah bolos dan mempunyai bakat besar. Ternyata si kakek ini bernama Dentro dan beliau adalah guru dari Nares dan Anjar hingga menjadi pejabat penting berkat bimbingan si kakek. Lantas si Kakek memberitahukan bahwa tugas utama Parmagia bukanlah sebagai petarung, melainkan membesarkan monster, menyelaraskan hati, dan mensinkronkannya. Namun gimana ya? Si kakek ini malah salah arah ngomongnya, Bro. Alias malah menghadap sama ciwi-ciwi. Eh, tiba-tiba Ten kaget ketika melihat bongser anjing yang dipegang Nares hingga naik ke punggung Ley. Bahkan salah ngumpet, bahkan hingga jatuh ke kolam air mancur. Namun anehnya malah si kakek yang disemprot. Alhasil si kakek marah dan langsung memberikan hukuman berupa petir langit hingga membuat mereka semua jadi Bang Lo aneh, Bang? Cowok-cowok pada gosong Bang tapi cuinya malah gitu Bang. Biasa itu mah makin tua makin menjadi. Tahu aja kalau ada kesempatan. Tapi itu bagus kan Bang? Bagus mata l. Waktu pun terus berlalu. Tampaklah mereka berkumpul sambil membicarakan si kakek. Di situ Chica membayangkan si kakek yang memerahi Le T dan Emero waktu kecil hingga mengeluarkan petir besar menyamar mereka bertiga di saat Emero masih bersama mereka. Autet mengira Cica jadi sedih karena membahas soal Emero yang sudah tidak ada. E tapi nyatanya Cica kesenangan makan rumput liar. Di sisi lain tampaklah Anjar sedang menghadap Nares untuk rapat para jenderal. Tapi Nares berasumsi bahwa Anjar diperintah gelaja untuk memata-matai Nares. Namun obrolan mereka dihentikan oleh masuknya dua pengawal yang melapor pada Nares sambil tibaar ranting hingga terjatuh. Mereka melaporkan pesan dari Kastil Raja Iblis bahwa sang raja iblis Dilukulum telah meninggal dunia. Sontak saja Nares kaget dan langsung pergi ke ruang teleportasi menuju kerajaan iblis. [Tepuk tangan] Sementara itu, di sisi lain tampaklah Anjar sedang menghadap gelaj yang memberitahukan bahwa dirinya akan menaiki takhta felised di alam iblis sebagai pengganti raja iblis. Terlihat semua rakyat alam iblis berkabung atas kematian raja iblis lama. Sedangkan Loky dan Ten malah sibuk menaburi pupuk di kebun spesialnya. Di istana tampaklah gelaja berpidato perihal pengangkatan dirinya yang akan menjadi raja iblis baru setelah kematian iblis di [Musik] Likulum. Setelah itu di kediamannya Nares begitu kesal atas kenaikan Glaza sebagai raja iblis baru. Namun si Kake tidak mempermasalahkan itu lantaran Gelaja merupakan anggota terlama di antara keempat pilar alias Ara Seis. Nah, yang menjadi masalahnya bagi Nares, si Glaza itu menerapkan sistem pemerintahan baru yang agak bobrok di mana dia akan menyeleksi kemampuan setiap anggota dan parahnya yang kuat akan bertahan berada di nirwana sedangkan yang lemah akan dibersihkan alias dibantai habis demi membangun nirwana sejati. Lalu tiba-tiba muncul sebuah ledakan terjadi di kota. Tak lama Anjar datang melaporkan penyerangan pasukan gelaj dalam kota. Lantas Nares mengirimkan semua pasukannya. Sementara itu di sisi lain tampaklah kelompok Parmagia mengungsikan para juniornya dan akan berangkat menuju kota untuk membantu Nares. Tak lama kemudian terlihat di upuk langit raja baru Glaza berpidato tentang maksud dan tujuannya di mana Glaza ingin menghilangkan individualitas dan memprioritaskan kesejahteraan publik. Terlihat Anjar berada di tengah kota menghadapi pasukan gelaj dan menyatakan pengabdiannya pada Nares. Sontak Anjar menghandang mereka dengan monster peliharaannya. [Musik] Sementara itu, Ten yang sudah berada di kota terkena serangan para pasukan Gajah ketika menghadang pasukan Gajah bersama Lei. Tak lama kemudian datanglah pria bertopeng alias Janas menghadapi Ten dan yang lainnya hingga para tentara musuh membiarkan bertarung sendiri. Lalu tiba-tiba ya, Janas mengeluarkan moner terkuatnya hingga membuat semua Parmagia dan yang lainnya ambruk seketika dengan sekali tebasan. Namun anehnya Janas langsung pergi ke arah perkebunan permia. Sontak semuanya kaget. Ten dan Lei langsung berlari menyusul pria bertopeng itu karena di sana terdapat anak yatim yang sedang dievakuasi. Terlihat Janas telah sampai di atas Parmagia untuk memusnahkan semua perkebunan Monser. Tak lama kemudian, Ten datang menghadang Janas untuk mencegahnya. Tapi Janas tidak mau dengar karena benih Monster merupakan penantang Raja Gelaza. Dengan kata lain, Raja Gelaja ingin menghancurkan generasi yang mengancam di masa depan. Don. Yah, Ten sangat sedih dengan hancurnya semua ladang. Lantas Ten langsung memeluk pohon monsternya sambil menangis. Ten mengajak pohon tersebut untuk bertarung bersama demi melindungi semuanya. Lalu tiba-tiba pohon tersebut menjadi tiga serigala merah. Sontak saja Ten ketakutan karena Ten takut sama anjing. Padahal itu serigala lo. Ya, Ten mengira benih moner yang diberikan Anjar merupakan benih naga, namun nyatanya hanya serigala. Meski begitu, Ten dan Lei tetap bersiap untuk menyerang balik. Ya, meski sudah siap, namun Ten agak takut dengan serigalanya yang suka menjilat. Lantas Ley memperingatkan Ten untuk segera bersinkronisasi dengan serigalanya. Ten pun langsung memberikan nama pada mereka dan langsung memerintahkan serigalanya untuk menyerang Janas alias si pria [Musik] bertopeng. Di sisi lain, Aet dan Cicat terpojokan karena diserang pasukan Gajah hingga terkapar. Ternyata para monster yang terluka akan berdampak pada pemiliknya. Beruntungnya ketika akan diserang kembali, tiba-tiba Nares datang menolong. Para bani terkaget mendengar nama Nares karena Nares merupakan salah satu orang kion seis terkuat. Sontak Nares mengeluarkan semua monernya yang bisa dievolusi bahkan bisa dipusion hingga menjadi paus terbang yang memiliki serangan [Musik] mematikan. Sementara itu, Ten dan Lei bertarung melawan Janas. Namun serangan mereka tidak mempan sama sekali sehingga Janas membalikkan serangan membuat mereka terluka. Meski begitu, Ten dan Ley dengan gigih bangun kembali dan langsung menyerang secara bersamaan hingga Janas mendapatkan luka di tubuhnya. Akan tetapi, Janas terlalu kuat untuk dihadapi oleh mereka berdua. Hingga akhirnya Ten dan Le menahan serangan hebat dari Janas hingga membelah tanah. Tampaklah T dan Lei ambruk bersama monster peliharaan terkena efek serangan janas yang sangat kuat. Lalu di saat Ten terbangun dan ingin bertarung kembali dengan mengorbankan nyawanya, tiba-tiba Nares datang menolong mereka. Dan yah, ternyata Janas dapat menangkis serangan pamungkas dari Nares yang sangat dahsyat. Nares memberitahukan Janas bahwa pasukannya di kota sudah habis dibantai tak tersisa. Lantas Nares menanyakan apa maksud tujuan penyerangan pada benua Aprion dengan sedikit pasukan. Di sisi lain kita diperlihatkan para pasukan Gaja mematikan alat teleportasi. Dan setelah itu tak lama kemudian Janas memberitahukan pada Nares bahwa semua alat teleportasi di lima benua semuanya sudah dimatikan dan tujuannya agar para kelima orang Kion seis tidak saling berhubungan. Kemudian Janas memperkenalkan diri dan langsung pergi meninggalkan mereka. Ten yang ingin mengejar Janas langsung dihalangi oleh Nares. Nares memberitahukan bahwa kita harus menyusun rencana untuk menyerang. Tampaklah mereka semua menatap reruntuhan bangunan yang merupakan tempat tinggal mereka. Bahkan Ten terhanyut dalam bayangan masa kecilnya dulu yang di mana sejak kecil Ten selalu berambisi ingin melindungi kota bersama mereka. Ten melamunkan kenangan-kenangan keseruan masa kecilnya di halaman rumah tersebut. Bahkan kenangan bersama Ameron. Tak lama kemudian datanglah si kakek bersama Anjar memberitahukan bahwa mereka para bocil pengungsi berhasil selamat. Lalu Anjar memuji Ten dan Lei yang telah bertarung dengan Janas. Anjar memberitahukan bahwa Janas adalah parmagia terkuat di antara bawahan Glaza. Akan tetapi, Lei mengatakan bahwa mereka beruntung karena ditolong oleh Nares. Namun, Ten tidak mau mengakui kekalahannya. Lantas Autet memberitahukan Ten bahwa dirinya telah kalah telak sambil melihat ladang yang sudah hancur. Ya, para jiwa monster yang mati berterbangan menuju Sepiot. Mereka berkumpul di lautan kekacauan dan akan terlahir kembali. di mana yang mati akan berinkarnasi dalam bentuk berbeda. Namun meski begitu, Ten tetap tidak akan memaafkan mereka yang telah menghancurkan ladang monster. Lantas Loky memberitahukan bahwa masih ada benih monster yang masih hidup di ladang milik Ten. Di situ Ten berjanji bahwa dirinya akan merawat benih monster terkuat. Eh, tapi tiba-tiba tanah bergetar mengalami perubahan medan. Kemudian mereka pun dengan cepat masuk ke kastil untuk menyelamatkan diri. Sementara itu di benua Perpektus tampak seorang sains bernama Manas menerima telepon dari Glaza. Lalu di benua Rahaltuk terlihat Koru sedang berlatih sambil menerima telepon dari Glaza. Lalu di benua Sunrise, Lorer menikmati kesejukan salju sambil menerima telepon dari Glaza. Bahkan di benua Nasde Yatsa pun sama mendapatkan telepon dan ajakan dari iblis Gelajah untuk bergabung. Bahkan lisan yang belum memiliki benua ikut bergabung dengan raja iblis Gelajah untuk merubah Pelisiden menjadi sekutunya dan menjeremuskan siapapun yang lemah. Itu artinya semua benua akan bersatu dan berpihak pada raja iblis baru alias Glaza. Sementara itu di benua Apron, Nares memberitahukan rakyatnya bahwa dirinya akan memberontak demi melindungi kebebasan hak untuk hidup bagi rakyat lemah di seluruh alam iblis Pelisiden. Sontak semua rakyat bersorak mendukung keputusan Nares. Termasuk para parmagia ikut mendukung dan membantu Nares. Lantas Nares memulai rapat strategi bersama para parmagia untuk mengalahkan Gaza. Namun mereka tidak tahu di mana tempat kastil Raja Iblis berada dan hanya Raja Iblis sendiri yang tahu. Sebab para orang Kionseis memasuki kastil hanya bisa melewati alat sihir teleportasi. Tak lama kemudian, Nares memulai rencana penyerangan. Anyyar dan si kakek pun ikut memberikan saran penyerangan. Tampak Ten tersenyum-senyum. Namun pas ditanya malah tidak tahu apa-apa alias ngarti naon. Ya, intinya Nares akan melakukan cara yang sama yaitu membuat pengalihan agar bisa menyusup dan menyerang dari belakang. Dan target pertama mereka yaitu benua Perpektus yang dipimpin Manas. Nares pun membagi dua tim yaitu tim pengalihan dan tim senyap untuk menyerang dan menyergap mereka dari belakang di saat musuh lengah. Dan tim senyap akan dilakukan oleh Ten dan Ley yang dipimpin oleh Acet. Alasan kenapa Acet jadi pemimpin itu karena hanya Acet yang bisa menggerakkan mereka berdua alias mereka takut sama AET si pemarah. Sedangkan Cica akan bergabung dengan Anjar sebagai tim pengalihan. Namun Cica tidak akan diposisikan bertempur melainkan hanya sebagai tim medis. Kemudian Nares memberikan batu kristalima pada kelompok Ten dan menyeru mereka untuk menyentuhkannya pada barang yang mereka pakai. Setelah itu, Nares menyeru mereka memanggil para mererannya. Lalu tiba-tiba [Musik] yah, ternyata para moner piaraan bisa masuk ke dalam barang yang mereka pakai agar mereka bisa membawanya secara diam-diam dan mereka pun dapat memanggilnya di saat dibutuhkan kayak Poket Pokemon. [Musik] Eh, tiba-tiba Nares marah pada dua pengawalnya yang malah mabar sambil ngopai. Langsung digusurlah itu mereka. [Musik] Esok hari pagi pun tiba. Sebelum berangkat, Ten menyiram sisa tanaman moer kesayangannya yang masih hidup kemudian menitipkan ladangnya pada para bocil. Tak lama kemudian, Anjar mengajak Ten berbicara berdua. Anjar memberitahukan bahwa tugas asli para parmagia yaitu membudidayakan Moner untuk memperkaya kehidupan orang-orang. Itu karena Mozar bekerja untuk manusia. Walaupun mereka terlihat seperti main-main. Namun yang terpenting adalah saling percaya dengan para Moner. Sebab semakin kuat kepercayaan dan semakin kuat sinkronisasi maka akan mengeluarkan kekuatan yang lebih kuat bersama monsternya. Ten sangat memahami semua perkataan Anjar hingga akhirnya mereka berjanji akan melakukan misi dengan sekuat tenaga. [Musik] Singkat cerita, Anjar bersama tim pengalihan lainnya mulai berangkat menggunakan paus terbang di atas kapal. Cica bergumam berharap Emero melindungi semuanya. Di sisi lain pantai, tampak Ten Ley dan Acet akan diantar menggunakan paus pink. Akan tetapi, mereka diantar dengan cara dimakan alias masuk ke dalam mulut Paus hingga terjadi keributan di dalam mulut Paus. [Musik] Sementara itu di benua Perpektus, Manas didatangi oleh seorang pemuda yang melaporkan bahwa pasukan Aprion sudah memulai penyerangan. Benar saja, ketika mengecek dengan teropong saktinya, Manas dapat melihat pertarungan Anjar di pantai bara. Manas di sini sebenarnya sudah mengetahui strategi penyerangan Aprion yang di mana pasukan Anjar hanyalah pengalihan dan pasti akan muncul penyusup di laut timur. Lantas Manas memerintahkan si pemuda untuk mengatasi si penyusup di pantai timur. Di sisi lain lebih tepatnya di pantai timur benua Perpektus, Ten dan kawan-kawan baru saja tiba di daratan. Nah, karena Ten terlalu berisik, akhirnya mereka dikepung oleh para monster liar. sontak ten dan kawan-kawan memanggil semua monster peliharaan untuk menyerang monster tersebut dan dalam sekejap para monster liar berhasil dilumpuhkan. Lalu di saat mereka membicarakan moner liar barusan, tiba-tiba mereka terkejut melihat sosok pemuda suruhan Manas yang ternyata merupakan emero. [Musik] Nah, sebelum kita lanjut, kita diperlihatkan dulu kisah hilangnya Emo di benua Aprion. Kala itu, Emero dan Cica yang sedang main petak umpet malah diserang oleh monster buas berupa slim raksasa. Emero menyuruh Cica untuk kabur duluan. Sesampainya di rumah, Cica sudah terbaring di halaman. Hal itu membuat semua teman-temannya termasuk si kakek langsung panik dan bergegas lari menghampiri emero yang dikabarkan sedang menghadang monster buas. Namun sesampainya di TKP semuanya dibuat terkejut karena hanya meninggalkan jejak darah yang berceceran dan satu buah donat. Bahkan area tersebut telah rusak parah. Meski begitu, Ten selalu percaya bahwa Emero masih hidup dan benar saja, saat ini Emero berada di hadapannya. Lantas Ten mengajak Emero kembali ke Aprion untuk menemui Chica yang sudah merindukan Emero. Namun Lei dan Acet berkata lain, mereka justru malah mempertanyakan maksud keberadaan Emero berada di bawah naungan manas. Emero menegaskan bahwa dirinya memang bawahan manas sang penguasa Perpektus dan Emero diperintahkan untuk menghadang para penyusup dari Aprion. Dengan kata lain, Emero kini telah menjadi musuh mereka bertiga. Jelas hal itu membuat Tensok tidak percaya dengan ungkapano. Namun Emero tidak peduli dengan Ten dan langsung memerintahkan kedua temannya yang bernama Gate dan Jucero untuk menyerang. Sontak Emero menunjukkan monster miliknya berupa Salamat. Lalu Gate memunculkan monster kuda Renggong. Sedangkan Jero menunjukkan monster kuya batok dan ya tampaklah begitu kewalahan menghindari serangan Emero. Sambil menyerang tanpa henti, Emero menegaskan bahwa dia tidak peduli dengan tujuan gelaja yang agak eleg karena dia hanya mematuhi perintah Manas. Lalu ketika dikaitkan dengan nasib cica yang merupakan adiknya, Emero sedikit ragu. Son Takak Ten langsung berbalik dan mengingatkan Emero untuk kembali pada Chica agar hidup Emero menjadi bahagia. Tak lama kemudian, Lei dan Acet menyeret Jucero dan Gate yang kalah bertarung. Melihat hal itu, sontak Emero menggunakan teknik unit menggabungkan tiga salamat menjadi sosok salamener. Dan hanya dengan sekali giba, Stand dan kawan-kawan langsung terhempas. Namun Emero tidak berniat membunuh mereka bertiga dan langsung pergi begitu saja sambil membawa Jucero dan Gate. Di sisi lain tampaklah Chica sudah kembali ke markas lalu melaporkan pada Nares priha penyusupan dan teman-temannya yang berhasil menerobos ke benua Perpektus. Sementara Anjar masih memantau dari udara sambil menunggu laporan dari Ten. Di sisi lain lebih tepatnya di kastil benua Perpektus terlihat Manas mengetahui Emo dan dua rekannya membiarkan penyusupnya lolos dari hadangan mereka. Lantas Gate dan Yuchero menyalahkan diri sendiri karena mereka kalah bertarung melawan Ley dan Acet. Akan tetapi, Manas tidak menyalahkan mereka bertiga. Manas tahu mereka sudah bekerja keras mengerahkan yang terbaik demi Manas. Nah, karena Manas mengetahui para penyusuk merupakan dari kampung halaman Emero, maka Manas akan menyerahkan misinya pada pasukan lain. Jelas Emero takut jika Manas kecewa terhadapnya. Makanya Emero kembali menegaskan bahwa alasan dia mengikuti Manas karena ingin mewujudkan cita-cita idealism idealisme Manas. Waktu pun terus berlalu. Tampaklah Emero dan dua temannya sedang mengobrolkan pertarungan melawan teman-teman Emero. Mereka pun membicarakan soal adik Emero, yaitu Cica hingga terlintas di dalam ingatan Emero saat diselamatkan oleh Manas. Kala itu Emero langsung pingsan. Lalu ketika terbangun Emero sudah berada di kediaman Manas. Manas memberitahukan bahwa dirinya telah berhasil menghancurkan si Monster alias telah menyelamatkan Emero yang sendirian tak berdaya. Gate dan Juero menyambut kedatangan Emero. Mereka memberitahukan bahwa Manas baik hati telah mengumpulkan anak-anak yatim piatu yang miskin dan lemah. Manas merawat mereka dan memberikan latihan dengan Parmagia. Di sebuah tempat penelitian, Manas memberitahukan tujuannya yaitu untuk menciptakan dunia yang ditata dengan baik untuk menolong orang yang lemah yang tak berdaya. Sejak hari itu, Emero kecil terus berlatih dengan Gate dan Jucero untuk menjadi kuat hingga Emero mampu mengalahkan mereka berdua dengan tujuan untuk melindungi Cica dan temannya. Bahkan Emero berlatih jurus unit dengan keras. Emero terus menima ilmu dari Manas. Walaupun Emero terus mengalami kegagalan. Emero terus berlatih hingga akhirnya berhasil menguasai jurus unit menciptakan tiga salamat menjadi salamener. Emero mengatakan bahwa Gaja mendukung manas untuk semua eksperimennya. Akan tetapi orang Aprion yang menghalangi Manas dianggap pengkhianat. Makanya Emero bertekad untuk mensukseskan keinginan Manas yang ingin menata dunia dengan baik meskipun harus bertarung dengan orang-orang Apron. Emero berjanji setelah pertarungan berakhir dia akan membawa cicak ke Perpektos. Malam pun tiba, tampaklah Gelaja mendapatkan laporan dari Manas terkait penyusupan orang-orang Aprion. Gelaja akan memberikan bantuan pasukan pada Manas. Namun Manas menolak dengan alasan dapat menanganinya sendiri sambil memandangi data gate temannya Emero. Ya, Gelaja agak kecewa dengan kelakuan si Manas yang menentangnya. Gelaja menyombongkan kekuatan militernya sebagai raja iblis baru di hadapan L’Oreal sang penguasa benua Nadeyatsa. Akan tetapi, L’Oreal menunjukkan sisi jahatnya pada Gelja bahwa dirinya ingin memuaskan rasa hausnya dengan ketakutan, keputusasaan, dan air mata. Esok hari pagi pun tiba, tampaklah Gate dan Juero membawakan makanan donat dan teh manis kesukaan Amero. Gawatnya, Jucero lupa bawa gula. Alhasil, Gate akan mengambilkan gula yang ketinggalan. Namun, Gate malah bertemu Manas yang sedang mencarinya. Sementara itu, di dalam hutan terlihat anak buah Manas masih mencari para penyusup. Tampaklah Lei dan Acet bersembunyi di balik pohon jambu. Aet masih tidak percaya dengan tindakan Emero yang menyerangnya. Ten dengan yakin mengatakan bahwa Emero bukanlah musuh karena Emero adalah teman masa kecil dan ikatan geng dragon takkan mati. Terbukti dari tindakan Emero yang tidak berani membunuh Ten. Acet pun merasa pasti ada alasan tertentu mengapa Emero sampai menyerang mereka lantaran dia yakin Emero tidak akan mengkhianati Chica. Wah, ini si Ten malah berteriak semangat akan membawa Emero ke Aprion demi cicah. Jelaslah si Aceet dan Le panik takut ketahuan. Acet merasa tidak mungkin bila harus membawa Emero. Itu karena untuk masuk ke dalam kasil saja merupakan hal yang sulit karena mereka sudah tahu ada penyusup. Lantas Sten memberikan sebuah ide. Hajar saja si Manas lalu tangkap si Emeron. Jelaslah Acet kesal karena tidak sesimpel itu, coy. Ah, iya, Bang. Pasti sulit soalnya si Ten belum bisa menggunakan teknik unit, Bang. Coba saja kalau bisa, Bang. Pasti gampang, Bang. Nah, itu dia yang dipermasalahkan mereka, Bro. Mereka saja sampai berantem loh, karena kurang kuat gak bisa pakai teknik unit. Eh, tiba-tiba mereka dikejutkan dengan kemunculan Janas yang melayang kayak kuntil anak. Ternyata Janas diperintahkan untuk memberantas para penyusup. Sontak Ten dan kawan-kawan bersiap untuk bertarung. Serang, adik-adik. [Musik] Ya, sayangnya mereka masih lemah, Bro. Nah, di situlah Ten teringat cara menggunakan teknik unit. Lantas Ten menggunakan teknik unit. Namun, apa yang terjadi? Para serigala malah benyol. Alhasil, Janas balik menyerang, Ten dan kawan-kawan berusak kabur dan memikirkan cara untuk melawan balik. Sayangnya mereka terkejar dengan sangat mudah. Lantas Janas memberikan dua pilihan pada mereka. Bertarung dan mati sebagai kesatria atau kabur sebagai ikan cucut. Namun tiba-tiba ya muncullah sosok monster buas. Anehnya Janas pergi begitu saja seakan-akan dia tahu bahwa Ten dan kawan-kawan pasti akan mati. Alhasil mau tak mau Ten dan kawan-kawan harus melawan monster buas tersebut. sontaky langsung menyerang, namun serangannya tidaklah mempan. Lantas Ten yang bertekad tidak mau ada yang mengganggu tujuannya demi cica menggunakan teknik serangan gabungan hingga menumbangkan Simongser. Ya, si Ten begitu bangga karena akhirnya dia bisa menggunakan teknik unit. Namun, Autet dan Le membantahnya karena teknik tersebut bukanlah unit. Eh, tiba-tiba Ten dapat melihat dan mengetahui ingatan si Monster sebelum bertarung dengan mereka. [Musik] [Tepuk tangan] Malam harinya tampaklah Emero dan Juero sedang menunggu Gate yang pergi apel ke rumah tetangga. Namun dia tidak pulang-pulang hingga sekarang. Tak lama kemudian mereka berdua dipanggil oleh Manas untuk bertemu. Di situ Manas memperlihatkan anting rusak milik Gate yang ditemukan oleh prajurit. Ketika mencari penyusup, Jucero mengatakan bahwa Gate adalah orang ketujuh yang hilang di bulan itu. Namun, Manas memberitahukan bahwa Gate dibunuh oleh seekor mongar pang alias serigala. Hal itu membuat Emero marah karena teringat dengan ten yang memiliki monsa depang. Di kemudian hari tampaklah Ten terus berlatih jurus unit. Namun berapa kali pun dicoba tetap saja tidak berhasil hingga para serigala mendapatkan telur di kepalanya. Lei dan Acet memperingatkan Ten bahwa jurus tersebut sangatlah sulit bagi Parmagia biasa apalagi bagi Ten yang baru memiliki monster. Bahkan mereka pun sedari kecil tumbuh dengan monster belum bisa menggunakan jurus unit. Meski begitu, Ten tetap terobsesi dengan Emero yang dapat menggunakan jurus unit. Jika Emero bisa, berarti Ten juga bisa dan Ten harus berhasil untuk membawa Emo kembali pada Chica. Tak lama kemudian, Loky memberikan sup yang super pahit pemberian Chica hingga membuat Ten langsung pingsan dan diam. Lei memperingatkan Ten pada tugas utama Parmagia. Hal itu membuat Ten terbayang dengan perkataan Ganjar eh Anjar tentang tugas utama Parmagia. Namun dia lupa dengan kata-kata yang terpenting dari Anjar. Eh, tiba-tiba Emo datang dengan ekspresi penuh amarah. Sementara itu, di sisi lain, Manas membawa Juchero ke tempat eksperimennya. Juchero sangat ingin membantu Emero untuk membalas dendam atas kematian Gate. Untuk itu, Manas meminta Jucero untuk melakukan eksperimennya. Kembali pada Ten dan kawan-kawan, Emero menuduh Ten sebagai pendukung pemberontakan Nares hingga harus membunuh Gate yang merupakan teman sebijinya. Namun Acet membantah pemberontakan Nares. Acet memberitahukan bahwa Nares bertarung untuk melindungi seluruh Pelisiden, lebih jelasnya untuk menegakkan keadilan. Sayangnya Emero tidak mau dengar karena tetap yakin dengan tujuan manas yang paling benar. Sontak Emero menyerang mereka dengan teknik unit hingga mereka terpojokan. [Musik] United. Ten membantah tuduhan Emero bahwa ikatan geng Dragon sangatlah kokoh yang tidak mungkin berani berbohong pada teman sendiri. Lantas Emero mengeluarkan anting Gate dengan bekas cakaran pang. Hal itu membuktikan bahwa Ten telah membunuh Gate. Sona saja Aet jadi ingat Gate dengan ngomongnya yang sangat aneh. Kemudian Acet menjelaskan ketika mereka bertarung dengan monster buas, mereka mendapatkan bayangan aneh terlintas dalam pikiran mereka. Mereka melihat Manas akan memulai eksperimen pada Gate. Namun sayangnya Emero tetap tidak percaya dengan perkataan acet karena mana mungkin seorang Parmagia bisa bersinkronisasi dengan monster buas. Lantas Ten menjelaskan bahwa mereka melihat tumbuhan aneh yang mirip dengan ulat merah. Jelas Emero terkejut dengan cerita Ten. Emero tidak percaya mereka dapat mengetahui tumbuhan tersebut sebab mereka belum pernah masuk ke dalam kastil manas yang tidak diketahui oleh siapapun. Acet kembali menjelaskan bahwa mereka mengetahui lewat pikiran mongsar buas yang telah mereka kalahkan. Ada kemungkinan Manas telah melakukan eksperimen pada tubuh Gate. Terlintas dalam pikiran Emero, semua kata-kata Manas saat memberikan anting Gate hingga membuat Emero tersadar dan berlari untuk mencari Manas. Tak lama kemudian, tampaklah Emero menghajar dua penjaga yang menghadang Emero untuk masuk ke ruang eksperimen milik Manas. Sementara itu, Ten dan kawan-kawan mengikuti Emero dari belakang. Nah, ketika mereka semua masuk ke dalam, tiba-tiba Jucero memanggil Emo dengan tubuh yang hampir berubah bentuk hingga membuat mereka keheranan dengan aura binatang buas yang terpancar dari tubuh Jero. Tak lama kemudian, Manas pun muncul langsung menggunakan sihirnya untuk mengendalikan tubuh Jero agar bersinkronisasi dengan tumbuhan aneh miliknya. Emero yang mencoba menghentikannya langsung dihantam dengan sir petir. Lantas Manas menjelaskan bahwa Parmagia akan semakin kuat jika menyerap paksa jiwa monster hingga dapat menjadi sosok agung yang disebut Parmagia Hyperion. Untuk memancing amarah Emero, Manas mengakui bahwa dirinya telah melakukan eksperimen pada Gate dan Gate merupakan eksperimen gagal di mana Gate telah kehilangan akal ketika berubah menjadi monster. Eksperimen gagal pun terjadi pada Jucero karena kini Jucero telah kehilangan akal dan berubah menjadi monster binatang buas yang liar. Manas memberitahukan bahwa selama ini dia telah melakukan eksperimen berulang kali. Itu artinya orang-orang hilang selama ini telah dijadikan monster yang gagal. Bahkan Manas mengakui bahwa monster yang menyerang Emo dan Chica saat masih kecil di benua Apron adalah monster eksperimen milik Manas. Ya, Manas menyatakan bahwa dia ingin menjadi sosok agung demi penduduk dan menguasai dunia untuk menjadi teratur. Itulah maksud dari menata dunia sesuai dengan keinginannya yang di mana penduduk biasa bisa menjadi makhluk yang agung. Dan selama ini Manas telah melakukan eksperimen di semua benua. Eh, tiba-tiba Jucero yang hilang akal ingin menyerang Aceet. Sontak saja Emero menyerang Jucero tanpa ragu bahkan hingga membunuhnya. [Musik] Ya, Emero nampak sangat sedih. Sedih banget. Sotak dengan lantang Ten mengatakan bahwa teman Emero adalah teman Ten. Maka dari itu, Ten tidak terima temannya tersakiti, Don. Yah, dengan mudah Manas menghindari semua serangan mereka. Sebelum lanjut bertarung, Manas mengajak Emero yang memiliki potensi untuk bergabung dengannya demi menciptakan dunia yang teratur. Jelas Emero menolak karena dia sangat muat dengan tindakan manas yang mengorbankan orang-orang tak bersalah. Mendengar penentangan tersebut, sontak Manas menunjukkan hasil penelitiannya selama ini yang sudah mencapai [Musik] Hiperion ya. Manas berubah menjadi monster buas yang sangat kuat dan masih memiliki akal. Sontap Manas memberikan serangan yang sangat dahsyat. Ten dan kawan-kawan mencoba menyerang balik. Namun mereka benar-benar tidak berkutik di hadapan Manas. Bahkan salamender milik Emeron tidak ada apa-apanya di hadapan mana sang duda agung. Meski begitu ten tetap bangkit dan mencoba melakukan teknik unit. Namun sayangnya gagal lagi dan menjadi bahan tertawaan Manas dan balik dihempaskan. Manas kembali mengatakan bahwa dirinya selalu berharap pada Emero untuk selalu mengikutinya. Alhasil, Emero membayangkan masa lalunya di saat bersama Manas. Di kala itu, Manas sangat ingin menjadi hiperion hingga harus mengorbankan banyak penduduk dan monster untuk eksperimennya. Manas pun mengatakan bahwa dirinya akan menjadi bahan eksperimennya sendiri. Bahkan Emeron juga, Manas berharap salah satu dari mereka berdua bisa menjadi Hyperion. Mendengar hal itu, Emero jadi semakin muak dan semakin ingin membunuh Manas. Namun sayangnya, Emero tidak cukup kuat untuk melawan. Manas menegaskan jika Emero mati tetap bisa dijadikan sebagai eksperimen. Maka dari itu, Manas akan membunuh para keroco yang tak pantas menjadi eksperimennya. Nah, dikala semuanya sudah putus asa, tiba-tiba para moner bersiap untuk menjaga majikannya masing-masing. Hal itu membuat Ten jadi teringat dengan perkataan penting dari Ganjar eh Ganjar bahwa semakin kuat kepercayaan pada permagianya, maka semakin kuat pula sinkronisasinya dan kekuatan yang dikeluarkan akan semakin besar. Lantas Ten terbangun dan memanggil satu persatu nama monsternya. Eh, tapi si Ten malah salah nyebut nama. Soalnya bebenguknya sama semua anjir. Woi, ini lagi penting woi. Jangan bercand woi. Ya meski begitu ten kini menguatkan tekad dan percaya pada monsternya hingga akhirnya. [Musik] Ya, semuanya dibuat terkejut dengan Ten yang berhasil menggunakan teknik unit dan mongselnya itu berubah menjadi sosok serberus kepala satu. Sontak Serberus dan Salamener menyerang secara bersamaan. Ya, Manas yang sok agung dibuat tak berdaya. Lalu ketika Manas balik menyerang dengan tinju apinya, Ten dan kawan-kawan masih tetap berdiri. Koko tak tergores sedikit pun. Cet pun tidak, yang ada manas malah dihajar habis-habisan. Lalu untuk mengakhirinya, Salamender dan Cereberus melakukan serangan gabungan hingga membuat Manas pergi ke Isekai. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Ya, setelah mengalahkan Manas, akhirnya Ten bisa mengenal nama-nama para serigala dengan benar. Namun ketika baru sadar mereka adalah anjing, Sonak Ten jadi takut lagi. Soalnya Ten Fobia dengan kadal. Singkat cerita, mereka bertiga telah pulang ke benua Apron dan mengabarkan bahwa Emero masih hidup. Hal itu membuat Cicak menangis terharu. Namun sayangnya Ten tidak dapat membawa Emero ke Aprion karena Emero meminta waktu untuk berpikir. Nah, setelah menyampaikan informasi mengenai Manas, Nares menjelaskan bahwa Manas melakukan eksperimen dengan cara memangsa. Dengan kata lain, Manas memakai teknik sinkronisasi khusus yang dipakai para orang kion seis yang diajarkan raja iblis terdahulu. Teknik tersebut memaksa untuk menyerap jiwa monster ke dalam tubuh agar menjadi lebih kuat hingga berubah menjadi wujud monster dan hal itu disebut Parmagia Hyperion. Lebih jelasnya sosok puncak dari Parmagia. Namun Nares tidak mau melakukan teknik tersebut karena dia tidak mau memaksa jiwa para monster. Sebenarnya sejak dulu Raja Iblis memerintahkan para orang Kion seis untuk menjadi hiperion akan tetapi cara dan sosoknya raja iblis pun tidak mengetahuinya. Di sisi lain, lebih tepatnya di benua haltuk, tampaklah Corpus sedang berlatih mengencangkan otot-otot dengan anak buahnya hingga semuanya ambruk terbantai. Tak lama kemudian, tangan kanannya melaporkan kekalahan manas oleh para pejuang Aprion alias anak buah Nares. Corpus memperlihatkan otot-ototnya yang bergetar. Dia sudah tidak tahan ingin bertarung adu otot dengan mereka para pejuang Apron. Sementara itu di benua Aprion tampaklah Nares menanyakan keadaan Acet yang sakit setelah pulang dari pertarungan. Lantas Chica menjelaskan pada Nares bahwa Atet baik-baik saja setelah meminum obat darinya. Namun, Ten dan Loky malah membayangkan kelakuan Cicak yang selalu memaksa orang sakit untuk makan obat pemberiannya. Di kesempatan itu, Lei mengatakan bahwa sikap acet jadi berbeda setelah pulang dari parpektus. Lebih jelasnya acet nampak seperti menginginkan menjadi seorang orakion seis ten yang kurang peka mendapatkan teguran dari teman-temannya. Kemudian Ganjar eh Anjar meminta Nares untuk mengistirahatkan Aceet. Nares menyetujui saran dari Anjar akan tetapi Nares tidak punya waktu untuk menunda rencananya untuk menyerbu Rahal sebelum keduluan oleh Sonra Risa dan Nade Satya. Nares memberitahukan bahwa Rahaltuk dipimpin oleh orang kionseis bernama Corpus. Dia merupakan lawan yang tangguh. Namun, Nares penasaran kenapa Corpus tunduk pada gelaj. Padahal Corpus merupakan maniak bertarung dan dia tipikal petarung yang suka sendirian bahkan secara terang-terangan layaknya berseker. Nares berasumsi bahwa Corpus tidak akan akur dengan gelajah yang licik. Lei mengatakan bahwa dirinya akan menaklukkan musuh walaupun dengan pasukan minim. Tapi Anjar menolak saran Ley karena menurutnya jika Ace tidak ikut bertarung mereka harus berhati-hati untuk bertindak. Namun Nares keke ingin tetap melanjutkan rencananya sebelum Gelaja mengambil tindakan. Dan si kakek sakti pun mendukung rencana Nares dengan melihat kondisi Ten dan Ley yang baik-baik saja setelah bertarung dengan Nares. Eh manas. Waktu pun terus berlalu. Tampaklah Ten sangat senang melihat rumah yang baru saja direnovasi setelah terbakar diserang Gelajah. Namun ketika masuk ke dalam, Ten begitu terkejut karena yang dibangun baru depannya doang alias beetna hunggul. Waduh, kena prank. Tak lama kemudian datanglah para bocil menyambut Ten dan memberitahukan rencana pembangunan mereka. Mereka memberitahukan rencana tata letak tempat-tempat yang akan mereka bangun seperti kamar mandi, ruang makan, kamar tidur, ruang arisan emak-emak, dan tempat ruang riung. Tampaklah seorang bocil menanyakan peperangan yang belum berakhir. Lantas Ten menjelaskan bahwa geng Dragon akan segera membabat habis semua musuh agar perang segera berakhir. Di kesempatan itu, Loky mengajak Ten untuk melihat tanaman monsternya ternyata sudah tumbuh besar dengan cepat. Hal itu terjadi akibat bersinkronisasi dengan Ten. Namun anehnya monel tersebut tidak lahir-lahir meskipun sudah tumbuh sangat besar. Chica berasumsi bahwa monster tersebut tidak mau keluar karena ketakutan setelah melihat banyaknya para monster yang kehilangan nyawa akibat perang. Kemudian Ten mengingatkan tumbuhannya untuk tidak takut karena Ten akan menjaganya dengan baik. Akan tetapi, Loki mengatakan bahwa Ten tidak akan bisa bersinkronisasi dengan dua monster karena Ten sudah mempunyai monster pang dan Ten berbeda dengan Anjar yang kuat yang mampu bersinkronisasi dengan dua monster. Nah, karena Anjar akan mengurus pertahanan Perpektus dengan Chica alias tidak akan ikut menuju Rahal, dia hanya memperingatkan Ten dan kawan-kawan untuk hati-hati dan tidak memaksakan diri untuk melawan. Sebab Corpus sangatlah kuat. Sementara itu, di sisi lain, Gelaja mengetahui keruntuhan benua Perpektus. Oleh sebab itu, Gelaja ingin menunjukkan kekuatannya sebagai raja iblis baru dengan semua [Musik] rencananya. Malam pun tiba, terlihat Ten dan Lei menjenguk Ace yang sakit di kamar tidurnya sambil membicarakan tentang rencana penyerangannya ke Rahaltu. Acet yang dapat membaca bahasa kuno sangat senang membaca buku cerita tentang tiga malaikat yang menciptakan perelisiden. Berbeda dengan Ten yang baru saja melihat sampul bukunya langsung ngantuk. Waduh, Bang, belum juga baca isinya udah stres duluan, Bang. Iya kan orang beda-beda. Tapi karena kelucuan antara Ley dan Ten yang berantem, akhirnya Aet tertawa hingga membuat mereka sangat senang. Sebab dengan tertawa pertanda AT sudah sehat walafiat. Ten dan Lei meninggalkan AET berpamitan untuk pergi ke Rahaltuk besok pagi sambil mendoakan AT agar cepat sembuh. Nah, setelah Ten dan Lei keluar dari ruangan, Aet menerima telepon dari seseorang. Dari suaranya sudah dipastikan itu adalah Glaza. Hai, Wasida. Di sisi lain, Cica menikmati malam dengan bermain violin sambil membayangkan masa kecilnya yang selalu diselamatkan dan dilindungi oleh Emero dari serangan [Musik] mongser. Esok hari pagi pun tiba, tampaklah Ganjar eh Anjar kembali memperingatkan Ten dan Lei sambil memberikan tanda pengenal palsu izin usaha di Rahaltu. Ten dan Lei akan menyerang Rahal dengan cara sembunyi-sembunyi. Untuk itu mereka harus berpura-pura menjadi pedagang. Tak lama Ten dan Lei langsung dimasukkan ke dalam mulut paus Pink yang gelap sebagai sarana transportasi kerahal tu. Namun Anjar begitu panik karena cica di sampingnya tiba-tiba [Musik] menghilang. Di sisi lain, para bocil dan monster terus kuriak sambil mengkhawatirkan Ten. Begitu juga Nares dan si Kakek Sakti. Sementara itu, Ten dan Lei menikmati perjalanan di dalam mulut paus yang gelap. Singkat cerita, mereka sudah sampai di benua Rahaltuk. Tak lama kemudian, mereka pun sampai di kota Rahaltuk yang penuh dengan manusia berotot. Lalu di saat Lei berjalan, tiba-tiba Ten tertinggal di belakang karena terpesona melihat banyaknya manusia berotot yang memamerkan tubuh mereka. Eh, tiba-tiba Ten dan Le kembali bertemu dengan Charlotte, si Ciwi cantik berkepang alias si pedagang jamu keliling. Charlotte yang curiga dengan tujuan Ley dan Ten memperlihatkan tanda pengenal yang asli sebagai pedagang. Lalu Charlotte menuduh mereka memakai tanda pengenal palsu. Sontak saja Lei kaget, akan tetapi Ten yang polos malah mengakui kepalsuan tanah pengenalnya. Waduh, Tenten. Di situlah si cantik Charlotte melancarkan bisnisnya yang di mana Charlotte akan tutup mulut asal mereka harus membeli produk rahasia, yaitu obat biar tegak berurat. Tegak apanya, Bang? Ototnya. Yang jelaslah, Bang. Iya, maksudnya tegak ototnya. Jadi obat itu biar cepat tumbuh otot hanya dalam 3 bulan saja. Nah, di saat mereka sedang ribut, tiba-tiba prajurit perempuan berotot menanyakan identitas mereka dan memperingatkan mereka untuk tidak berkeliaran. Eh, tiba-tiba Lei mendekati prajurit Ciwi tersebut dengan mengajaknya untuk berkencan. Waduh, langsung dirayu. Namun karena Lei nampak kecil alias tidak berotot, si Ciwi tersebut menolak ajakan Lei. Beh, sakitnya. Dia enggak tahu, Bang, sama yang otak, Bang. Halah, berisik lu. Tak lama kemudian, Lei berbicara sendiri sambil memegang botol obat rahasia. Lei membanggakan dirinya yang bertubuh kecil tapi sangat kuat. Ngapain punya otot tapi cuman buat pamer saja? Ten yang mendengar ocehan, Lei mengetahui maksud Ley yang menutupi rasa kecewanya. Habis ditolak Ciwi langsung marahlah itu si Lei. Nah, ketika mereka tikusuk alias jatuh, tiba-tiba Lei mendengar teriakan dari dalam tong. Tak lama kemudian, Cicak keluar dari dalam tong sambil merintih kesakitan. Rupanya Cicak mengikuti mereka karena dia sudah sangat rindu ingin bertemu dengan Emero. Chicaa tidak bisa tidur setelah Ten mengatakan Emero akan kerahal tuh. Nah, karena Cica harus menemani Anjar ke Perpektus, akhirnya Cica secara sembunyi-sembunyi ikut ke Rahattuk tanpa sepengetahuan Anjar. Sambil marah-marah, Lei menjelaskan bahwa mereka datang ke Rahattuk bukan untuk mencari Emero, melainkan untuk memburu Corpus. Eh, tapi si Ten malah merundung Lei yang tak punya otot. Berantem lagilah itu mereka berdua. Dan tiba-tiba mereka kaget karena Cica menghilang entah ke mana. Ternyata Cica kabur karena enggak kuat ingin segera bertemu dengan Emero. E tapi tiba-tiba Cica ditangkap oleh dua prajurit dan meminta Chica untuk memperlihatkan identitasnya. Sementara itu, Tendon Lei terus mencari cica yang tidak ketemu di tempat manapun. Bahkan di dalam panci pun enggak ada. Jelas enggak ada lah, Bang. Masa di dalam panci, Bang? Terus kenapa lu marah sama gue? Ya lanjut. Tak lama kemudian, Ten akhirnya menemukan Cicak lagi makan rumput. Eh, tapi nyatanya bukan Cica alias cuman burung gole jera. Ya, si Ten makin panik karena Cica belum ketemu. Eh, tapi tiba-tiba Emero muncul di atas gedung. Sementara itu, di istana kediaman Corpus tampaklah Cica sedang dikurung dalam penjara dan mendapatkan intrograsi dari Corpus. Corpus nampak kesal setelah melihat cica yang kayak ucing gering alias tidak sesuai dengan informasi yang didapatkan dari anak buahnya yang katanya pasukan Aprion sangatlah kuat. Cica menjelaskan bahwa yang mengalahkan Manas adalah temannya. Nah, karena Corpus merasa bosan tidak ada orang untuk diajak gelut, Corpus membelakangi dan menantang Cica untuk memanggil Moner dari batu lakrima agar Chica mendapatkan celah untuk menyerang Corpus dari belakang. Namun, Chica malah terdiam karena dia tidak ingin menyakiti siapapun. Sontak Corpus mencengkeram Cica ke dinding hingga retak. Corpus mengancam akan membunuh semua orang yang disayangi Cica. Dan seandainya ingin melindungi orang yang dicintai, maka Cica harus bertarung. Tak lama kemudian, Janas mendatangi Corpus dan memintanya untuk membebaskan Cica itu. Karena Cica bisa dijadikan sebagai umpan para penyusup yang telah mengalahkan Manas. Di sisi lain tampaklah Emero memerahi ten yang memakan donat miliknya. Ternyata Emero sengaja datang ke Rahattu karena ingin membantu mereka. Tak lama kemudian, Emero langsung marah karena mendengar mereka telah kehilangan cica. Lalu tiba-tiba yah. Janas datang dan langsung menyerang mereka dengan dahsyat hingga membuat mereka terkapar kelelahan. Lantas Janas memberitahukan keberadaan Cicah yang telah ditangkap dan dipenjara oleh Corpus. Jelas hal itu membuat Emero sangat marah. Ten yang sudah mengetahui keberadaan Chica langsung mengajak Ley dan Emero untuk membebaskan Chica. Namun Lei yang penuh kehati-hatian tidak mau percaya begitu saja pada perkataan Janas. Lei berasumsi bahwa Janas telah menjebak mereka karena tanpa ragu memberitahukan keberadaan Cica dan anehnya Janas langsung pergi begitu saja. Akan tetapi, Ten dan Emero tidak mau memikirkan perihal seperti itu. Ten dan Emero langsung pergi meninggalkan Ley untuk menyelamatkan Chica. Karena Emero dapat mendengar jeritan Chica yang padahal itu hanyalah ilusinya saja karena terlalu khawatir. Tak lama kemudian si Rebing utusan Corpus mendatangi mereka dan menyampaikan berita bahwa Corpus sudah menunggu di kastil. Di sisi lain tampaklah Corpus memegang ototnya yang terus bergetar menginginkan sebuah pertarungan. Tiba-tiba lisan yang berbaju kurang bahan mendatangi korpus untuk memastikan kematian Corpus. Itu karena dengan kematian Corpus, Lisan bisa mendapatkan benuarlah haltu. Akan tetapi, Corpus mengatakan bahwa dirinya tidak akan mati. Namun, Lisan tidak mempedulikan perkataan Corpus dan Lisan akan mengganti nama benua itu dengan nama yang cantik yang menyentuh hati Sanubari. Di sisi lain tampaklah Rebing membawa Ten dan kawan-kawan melewati sebuah lorong yang penuh dengan patung manusia dan burung. Hal itu membeten menutup mata karena merasa malu dengan burung. Hah. Lalu tiba-tiba mereka terkaget karena mereka sudah berada di tengah-tengah arena pertarungan dengan teriakan penonton yang tak terhitung jumlahnya. Tampaklah Corpus dan Chica sudah menunggu kedatangan mereka. Sontak saja Emero memanggil Chica. Namun Cica yang akan menghampiri Emero langsung dihalangi tangan Corpus dan menyerunya untuk diam di belakang. Lantas Corpus menantang mereka bertiga di mana seandainya mereka menang bertarung dengan Corpus maka mereka boleh membawa pulang Cica. Corpus bukanlah orang yang lici. Corpus hanyalah ingin bertarung dengan mereka agar menjadi lebih kuat untuk menjadi Parmagia Hiperion. Corpus menjelaskan untuk menjadi Parmagia Hiperion memangsa Mosel saja tidaklah cukup. Tapi dengan bertarung melawan musuh yang lebih kuat dan hebat akan membantu mengembangkan otot yang lebih kuat. Para penonton berteriak memuji otot korpus yang berdiri tegak. Berbeda dengan pandangan lisan yang merasa bau dan pengap melihatnya. Lalu tiba-tiba [Musik] ya dengan cepat Corpus langsung menyerang mereka bertiga. Kemudian Emero dan Ten menyerang balik dengan para monsternya masing-masing. Di atas arena tampak Lajana sedang memperhatikan pertarungan mereka dari jauh. Sementara itu di sisi lain, Nares meminta pohon monster milik Ten untuk segera lahir dan membantu Ten. Tiba-tiba si kakek sakti mengagetkan Nares. Si kakek mengatakan selama Parmagia dan Moner saling berkesinambungan, cepat atau lamat saling tarik menarik. Kemudian Nares mempertanyakan saran dan dukungan si Kek yang menginginkan Ten dan Ley untuk segera menyerang Corpus. Ternyata si Kakek sangat yakin bahwa Ten dan Ley akan berhasil mengalahkan Corpus. Kembali ke pertarungan. Tampaklah mereka bertiga bersiap untuk menghadapi Corpus yang sudah mulai serius. Lantas Emero menyeru Ten untuk menggunakan jurus pamungkasnya [Musik] dan ya Corpus menahan serangan jurus pamungkasten dan Emo dengan tangan kosong bahkan balik menyerang hingga mereka kelelahan. Lei yang tidak bisa menggunakan teknik unit mencoba menyerang Corpus dengan gesit. Namun serangan Lei tidak berarti apa-apa di hadapan Corpus hingga Lei dan para monsternya terbanting ke dinding arena. Di kesempatan itu, Corpus menanyakan apa alasan cita-cita Ten yang ingin menjadi orang Kion Seis. Dan Corpus mengatakan bagaimana mau menjadi orang Kion seis kalau tidak bisa mengalahkan Corpus dengan jurus unitnya. Dengan tegasnya Ten berkata bahwa dirinya akan menjadi lebih kuat untuk mengalahkan Corpus. Bahkan Ten akan melampauinya. Namun Ten tidak tahu alasan kenapa Ten ingin menjadi lebih kuat dan menjadi orang Kion seis. Lantas teman-teman Ten mengatakan bahwa saat ini bukan waktunya untuk memikirkan itu. Karena yang paling penting saat ini mereka harus mengalahkan Corpus demi menyelamatkan Cica. Sementara itu di benua Apron, Nanes begitu keheranan dengan pohon monster yang mengeluarkan cahaya energi dan si kakek hanya mengatakan hampir selesai. Kembali ke pertarungan tampaklah Emero Ley dan Ten ambruk kelelahan setelah menghadapi korpus yang sangat kuat. Cica yang melihat mereka akan kalah berguma menyalahkan diri sendiri sambil membayangkan masa kecilnya yang selalu dilindungi oleh Emero. Di waktu yang bersamaan, Cica juga teringat kata-kata ancaman dari Corpus agar Cica mau bertarung apapun yang terjadi demi orang-orang yang paling disayangi. Di situlah Cica mulai berani alias akan ikut bertarung dan ya. Berkat keyakinan kuatnya Cica bisa melakukan unit tanpa latihan. Hal itu membuat Ley pesimis karena hingga sekarang dirinya belum bisa melakukan teknik unit. Sementara Cica terkaget karena baru pertama kali melihat jurus unit yang mengubah tiga kodoknya menjadi kodok necromaner. Sontak Cica langsung menyerang Corpus, namun serangannya dapat ditahan. Bahkan terkena pukulan telak dari Corpus. Emero dan TN langsung marah ketika melihat Cica terkena pukulan Corpus. sontak mereka bertiga kembali menyerang secara bersamaan menghajar si corpus yang akhirnya Corpus terkena serangan telak hingga kalah dan akhirnya Chica dan Emero berpelukan karena mereka berasumsi bahwa pertarungan sudah selesai. Di bangku penonton tampaklah Lisa merasa tersentuh melihat persahabatan Emo dan Chica. Namun Lisa mengetahui bahwa pertarungan belum berakhir. Bahkan Janas dari kejauhan pun melihat Aura mengerikan seperti dalam neraka. Lalu [Musik] tiba-tiba Y ternyata Corpus masih belum kalah dan saat ini dia menunjukkan wujud mongsennya. Dan dalam hitungan detik Corpus langsung menumbangkan mereka semua. Corpus menyombongkan kekuatannya dan mengatakan bahwa yang kuat akan menang dan yang lemah akan tersingkir. Jika mereka tidak bisa mengalahkan korpus maka mereka tidak akan bisa melindungi orang lain dari serangan gelaj dan juga para orang kionseis lainnya. Dan sebentar lagi benua Apron akan segera musnah. Mendengar kampung halaman yang akan menjadi lautan api, tiba-tiba Amarah Ten meluap sambil mengeluarkan aura hijau di tubuhnya dan berteriak bahwa dirinya akan menjadi orang Kion seis untuk melindungi semua orang. Sontak saja Lisan dan Janas kaget melihat peningkatan kekuatan Sir yang keluar dari tubuh Ten. Sementara itu, di sisi lain, pohon monster Ten terus menyala. Lantas si kakek mengeluarkan sihirnya untuk mengirimkan monster ke tempat pertarungan. Ya, Corpus begitu terkejut melihat cahaya menyilaukan yang menghampiri Ten. Dan ternyata cahaya tersebut merupakan monster Griffin milik Ten. Lantas Ten memberikan nama pada para monster tersebut dan memintanya untuk bertarung bersama. Tampaklah Cica jadi semakin bersemangat untuk bertarung kembali. Don [Musik] ya. Mereka bertarung bersama-sama dengan mengeluarkan jurus-jurus andalan masing-masing. Hingga akhirnya Corpus terkena serangan gabungan hingga membuatnya terkapar dan kembali berubah wujud ke semula. Corpus memuji serangan mereka yang membuat otot-ototnya bergetar. Dan ternyata sejak awal Corpus tidak mendukung Gelajah. Corpus mengungkapkan bahwa dirinya hanya berpura-pura patuh agar penduduk Rahal tidak diserang oleh Gelajah. Corpus hanya melakukan salam olahraga sambil mengalahkan musuh di depannya. Sebab Corpus merasa dirinya tidak cocok menjadi pemimpin orang banyak. Corpus telah berjanji jika ada seseorang yang dapat mengalahkannya maka akan menyerahkan benua Rahaltu kepadanya. Namun penggantinya tidak mau yang hanya kuat saja, tapi harus seseorang yang bertekad untuk melindungi hal-hal penting yang dimilikinya. Lantas Corpus memerintahkan si Rebing untuk patuh pada tenan yang lainnya. Lalu akhirnya Corpus telah mati. [Musik] Singkat cerita, Ten dan yang lainnya melaporkan pernyataan Corpus pada Nares. Tampak si kakek menyambut kedatangan Emero yang pulang kembali ke Aprion untuk bertarung sebagai petarung Parmagia Aprion. Chica pun memberikan penyambutan pada Emero dengan memberikan nyah Combro. Terlihat Acet baru sembuh dari sakitnya dan sudah merasa kuat. Dengan semangat Ten menyatakan bahwa geng Dragon telah bangkit. Namun Nares merasa aneh kenapa Corpus tahu perihal rencana Aprion. Nares berasumsi bahwa di Aprion terdapat seorang pengkhianat. Di saat itu pula tiba-tiba Acet merasa pusing. Di sisi lain tampaklah Janas menemui Gelaja dan melaporkan bahwa Rahattuk telah berpihak pada Apron. Di sisi lain tampaklah Jana sedang mengingat perubahan aura pada tubuh Ten. Lalu tak lama kemudian Lorel datang menemui Janas. Di sisi lain lagi, Lisan menyatakan akan memulai pergerakan dengan dibantu oleh Moner Cwi Kelawar. Sementara itu di benua Apron, Tendan yang lainnya sedang mengadakan pesta menyambut kedatangan Emo dan bersatunya kembali Geng Dragon. Tampak Ten makan dengan lahap. Ten berjanji akan menjadi Pusion dan ora seis. Sedangkan Emero berjanji pada Nares akan bertanggung jawab atas kesalahannya yang telah membantu kejahatan Manas dan dia ingin mengubur Monster Manas dengan tangannya sendiri. Tak lama kemudian si kakek sakti Ompong mengingatkan Emero untuk tidak menanggung beban sendirian karena Emero mempunyai teman yang bisa diandalkan. Eh, tiba-tiba cica membawa makanan mata kejahatan buatannya sendiri. Hal itu membuat mereka merinding. Lantas Chica memberikan makanan tersebut sama Emero. Ia meski Lei memperingatkan Emero untuk tidak memaksakan diri, namun Emero tetap memakannya demi adik tercintanya. Sontak saja Emero langsung terkapar setelah memakan mata kejahatan pemberian Cica. Lei menanyakan keberadaan Acet yang tidak muncul. Katanya Aet sedang istirahat karena kondisinya yang kurang baik. Lantas Ten akan membawakan makanan sebasom untuk AT agar Aet kembali semangat. Di situ Nares berharap semuanya berjalan lancar karena kini hanya tinggal tiga orang Kion Seis yang harus dikalahkan. Namun sebenarnya mereka tidak menginginkan ada pertarungan antara Kion Seis. Nares mengatakan bahwa Anjar sudah menyusup ke benua Sonra untuk menyelidiki gerak-gerik Lorel dan mereka tinggal menunggu laporan dari Anjar. Eh, tiba-tiba Ten kembali dengan panik karena ternyata AET tidak ada di kamarnya. Di sisi lain, Acet sedang berjalan mencari tempat yang aman untuk menghubungi Gelaja. Namun, tak jauh dari tempat itu, Charlotte mengawasi gerak-gerik acet yang mencurigakan. Tak jauh dari tempat itu, Ten dan yang lainnya terus mencari acet karena khawatir dengan kondisi kesehatannya. Mereka terus mencari sampai ke ujung genteng alias suhunan. Tak lama berselang, Lai dikejutkan dengan calot yang ember menunjukkan tempat AEut bersembunyi yang akhirnya acet ketahuan sedang menghubungi Gelajah. Sonta Clay langsung mengejar dan memaksa Aet untuk mengakui semua pembicaraannya hingga terpojokan. Untung saja Emero dan yang lainnya menghentikan tindakan kasar dari Ley. Lantas Lei memberitahukan mereka perihal pembicaraan acet dengan Gelajah. Cica yang melihat situasi itu berharap mereka tidak saling bertengkar sesama teman. Kemudian sambil tersenyum, Ten membujuk Acet untuk menceritakan semuanya. Alhasil, Aet yang tak mau pertemanannya terpecah belah menceritakan semua yang terjadi di mana sejak kecil Autet dapat membaca buku berbahasa kuno dan dia sering bermain di perpustakaan karena Aet sangat senang membaca buku bahasa kuno. Hingga suatu hari Gaja Nongol memuji Autet dan memberikan buku kuno pemberian Raja Iblis. Acet diminta gelaja untuk mengartikan bahasa kuno di buku tersebut. Setelah sekian lama, Acet mengartikan buku kuno dan menyampaikan beberapa sihir yang tertulis di buku tersebut. Namun setelah Aet mentranslate lebih jauh, Aet menemukan sebuah mantra sihir yang sangat kuat, yaitu sihir semuran merah pembelah langit malaikat kematian. Dan sihir tersebut merupakan sihir terlarang yang akan memburu semua nyawa di seluruh benua. Sejak saat itu, Acet mulai ketakutan dan meminta berhenti mengartikan buku kuno pada Gelajah. Namun, Gelaja menanamkan kutukan racun yang bisa membuat Acet mati. Seandainya Aet tidak meminum obat khusus dari Gelajah, Gelaja mengancam Acet agar terus mengartikan buku kuno. Kalau tidak, maka Gelaja tidak akan memberikan obat khusus tersebut. Sejak dimulai perang, Acen berhenti untuk menghubungi Gelajah. Tapi ketika Acet kehabisan obat, Gelaja kembali menghubungi Acet memaksanya untuk membantunya kembali. Aceh tidak mengatakan semua itu pada mereka karena takut mati. Lantas Aet meminta maaf dan tiba-tiba AET langsung pingsan. Singkat cerita, mereka pun melaporkan semuanya pada Neres. Lantas si Kakek mengatakan bahwa kutukan terlarang akan lepas jika pemberinya mati. Akan tetapi, si Kakek dapat membuat obat untuk memperpanjang hidup seperti yang diberikan Gelaja pada Acet. Kemudian si Kakek memerintahkan Cica untuk mempersiapkan obat herbal yang diminta si Kakek hingga semuanya terkumpul. Namun cita kekurangan satu lagi herbal langka yaitu Mandrek yang hanya tumbuh di kedalaman hutan Aprion. Lantas Nares memerintahkan Cica dan Kakek Sakti untuk mempersiapkan obat herbal lainnya. Sedangkan Ten dan yang lainnya diperintahkan untuk mencari mandrek di hutan terdalam. Dengan penuh semangat, Ten akan mencari mandrek karena Ten tidak ingin kehilangan anggota geng dragon. Si kakek yang bisa tahu pria kutukan terlarang, ternyata si kakek dulunya pernah kenal dengan seseorang yang terkena kutukan terlarang. Singkat cerita, Ten dan kawan-kawan sudah berada di hutan Aprion yang gelap gulita membuat Leakutan. Namun Lei berjuang mengatasi ketakutannya karena Lei merasa bersalah telah berbuat kasar pada acet dan Lei ingin menebusnya. Ten membawa gambar Cica untuk mengenali ciri-ciri pohon mandrek. Namun gambar tersebut terlihat menyeramkan dan aneh. Nah, karena Ten menghina gambaran cicak, sontak emero langsung mengejar ingin menghajar si Ten. [Musik] Di sisi lain, Tapaklah Acet meringgis kesakitan ditemani si kakek sakti yang teringat dengan mantan gebetannya. Anjay, enggak nyangka ya, Bang, si kakek punya gebetannya, Bang. Heh, enggak boleh gitu. Usia boleh tua, tapi jiwa harus muda. Menyalawi tampiling dong. Tak lama kemudian, Aceh terbangun dan mendapat penjelasan dari si Kek bahwa teman-temannya telah memberitahukan perihal kutukan yang diderita Aet. Jelas Acet berasa bersalah karena telah membuat repot teman-temannya. Bahkan Acet merasa malu menjadi teman mereka. Namun si kakek menenangkan Acet dengan kata-kata ten yang tidak ingin kehilangan satupun anggota Geng Dragon. Sementara itu, di sisi lain Tenter peranyat kaget ketika melihat pohon yang sama persis dengan gambar Cica. Eh, tapi tiba-tiba ya, Lisan si Kurang Bahan telah mengambil Mandrek dan menyimpannya di dompet otomatis. Lisan menyuruh Ten dan kawan-kawan untuk bertarung dan si pemenang boleh mengambilnya secara langsung. Bang, gue ikutan, Bang. Ini seru, Bang. Bacot lu, bacot lu. Sontak Lisan menerapkan sir Sagne kepada mereka bertiga. Terlihat Lei mulai terkena sir Lisan hingga Lei terpikat ingin segera menggabruk si Lisan. Lantas Lisan mengatakan kalau Ten ingin menyelamatkan teman-temannya, Ten harus bisa menangkisir Lisan. Dan ternyata Emero pun sudah terkena sir magia Lisan. Hingga Emero mengatakan cinta kepada Lisan. Lalu tiba-tiba Ten merasakan hawa sihir Lisan yang terus mengganggu isi kepalanya yang akhirnya Ten juga terkena sihir Zagne. Kini tinggallah Loki sendirian yang tidak terkena efek sihir Lisan. Nah, karena Loki tidak dibutuhkan, sontak si Moser Chiwi Kelalawar alias si Utreit menangkap Loki dan mencengkeramnya hingga tak berdaya. Ya, Lisan di sini tertarik dengan kekuatan ikatan teman mereka saat bertarung dengan Corpus. Dan kini Lisan ingin melihat seberapa kuat mereka melepaskan efek sir dari Lisan. Loky yang sudah berada dalam cengkeraman si Ucrit memanggil Ten. Loky mengingatkan Ten dengan cerita masa lalunya yang menyelamatkan Loky. Pada saat itu, Loky sedang dikucilkan oleh teman sesama peri hanya karena Loky terlahir sebagai peri bongsor yang tidak mempunyai kemampuan apapun. Kemudian Ten mengajak Loky untuk ikut dengannya hingga Loki dapat membangun sebuah ikatan dengan yang lainnya. Loki mengingatkan Ten perihal ikatan kuat yang tidak akan dapat dihancurkan. Loki menangis sambil mengejek si Lisan. Hal itu membuat Ten ters sadar untuk melepaskan diri dari jeratan siir lisan. Namun Loki jadi bahan rujakan oleh Sisan karena telah menghina tubuh mulusnya. Meski begitu, Lokita henti mengatakan perihal ikatan teman dan mengejek Lisan yang masih kalah dengan para biduan di Konoha. Sontak lisan makin murka ingin segera membunuh Loki. Lalu tiba-tiba [Musik] yah. Tanpa ragu, Ten membenturkan kepalanya hingga terbebas dari jeratan Sir Lisan dan langsung menyelamatkan Loky. Ten semakin marah melihat Loky tidak berdaya. Lantas Ten langsung mengeluarkan seluruh kekuatannya hingga mengeluarkan cahaya dahsyat yang dapat membebaskan Emo dan Lei dari jeratan siir lisan. Bahkan Lisan dibuat terkejut saat melihat kekuatan Tin. Sontak Lisa merubah dirinya menjadi kadal tebrang alias riper untuk memperlihatkan keseriusannya dalam bertarung. [Musik] [Musik] Ya, mereka bertarung dengan sengit hingga mereka melakukan pertarungan di udara dengan mengeluarkan jurus masing-masing. Lantas Ten dan Emero mengeluarkan jurus pamungkasnya untuk membantu serangan Grippin unit milik Ten. Dan di saat lisan sudah terpojokan, tiba-tiba dia berubah kembali menjadi lisan kurang bahan dan meminta berhenti bertarung karena takut kulit indahnya tergores. Hm. Hem apanya, Bang? Enggak, cuman hem doang. Kemudian Lisan memberikan mandrek kepada Ten dan mengakui kekalahannya lalu pergi sambil mengatakan ketertarikannya pada Ten. Akhirnya mereka pun selamat dan dapat menyembuhkan Acet. Sontak Emero menendang Lei agar mendekat dan meminta maaf pada Acet hingga akhirnya mereka semua kembali berbaikan. Lantas Nares mengatakan bahwa masalah acet belum berakhir sebab hidup acet hanya diperpanjang oleh obat herbal dan untuk melepaskan kutukan terlarang mereka harus mengalahkan Gaja. Sementara itu di benua Sonra Risa tampaklah Lisan si kurang bahan berhadapan dengan Lorel. Lorel mengetahui pertarungan Lisan dan para Parmagia Aprion. Lantas Lorel menuduh Lisan sebagai pengkhianat Don. Ya, hanya dalam sekejap Lorel memenggal kelapa silisan hingga gugulutukan. Sementara itu, di sisi lain kita diperlihatkan gelaj yang sedang melamunkan masa lalunya. Kala itu sang raja iblis harus memilih sosok yang dapat menjadi pilar. Gelaja dan teman-teman lainnya bahkan saudara sendirinya harus saling membunuh untuk menjadi pemenang. yang akhirnya Gelaja menjadi orang terakhir yang masih hidup dalam pertarungan tersebut. Gelaja terpilih oleh raja iblis terdahulu menjadi pilar di alam iblis Pelisiden. Oleh sebab itu, saat ini Gelaja tidak mau kalah dalam semua pertarungan di benua Aprion. Tampaklah Nares dan si kakek sakti memberikan instruksi target berikutnya yaitu benua Sonrise yang dipimpin Lorel. Emero berpendapat bahwa dengan kalahnya benuara haltu dan perpektus maka para musuh akan semakin waspada. Dengan kata lain, mereka takkan mudah mengalahkan musuh seperti sebelumnya. Lantas, Nares memberitahukan bahwa Nares sudah mengirim Anjar untuk menyusup dan akan memberikan informasi pada mereka bahwa posisi penjagaannya sudah diketahui. Kemudian Nares memerintahkan Ten, Atet, Loky, dan Lei untuk pergi ke Sonra. Sedangkan Emero diperintahkan pergi menuju Perpektus. Lalu Chica akan mempertahankan Rahaltu. Nares pun memberitahukan bahwa Lorer mempunyai dua sisi yang berbeda, namun kekuatannya lebih rendah dari Corpus dan mereka pasti dapat mengalahkannya. Singkat cerita, Acet dan Lei sudah berada di benua Sonrisa. Seperti biasa, Ten dan Lei selalu pasea alias berantem di depan Acet. Sontak mereka terkejut ketika melihat Anjar keluar dari balik pepohonan dan mengatakan bahwa situasi di tempat tersebut sangatlah aman, tidak ada penjagaan. Anjar memandu Ten dan kawan-kawan ke tempat lebih aman agar dapat menyusup ke kastil Lorel dengan mudah. Tak lama kemudian, Acen menanyakan pertarungan Ten dan Lei melawan Lisan. Tampak Lei sangat terkejut sebab Lei terkena efek sihir Lisan. Lei dengan cepat menutup mulut si Ten yang mulutnya emer. Untung saja Loky memberitahukan kekuatan ikatan Ten dan Loky hingga membuat Lisan kabur. Tampak Anjar memperingatkan mereka agar tidak lengah. Karena yang sangat sulit dihadapi adalah Raja iblis Gelaja yang telah membuat Corpus dan yang lainnya tunduk padanya. Anjar memberitahukan mereka bahwa Gaja merupakan penyir terkuat di Pelisiden. Gelajah selalu menyombongkan kekuatan sihirnya yang besar dan banyak. Tetapi kekuatan sihirnya kebanyakan dari buku mantranya. Kemudian Ten merencanakan untuk merebut buku mantranya dan seandainya tidak bisa maka tinggal hadapi langsung dari depan. Lantas Anjar memberitahukan cara mengalahkan Gelajah. Seandainya mereka terpojokan, Anjar menyeruh mereka untuk menghentikan mata Gelaja agar mereka bisa menang. Jelas hal itu membuat T dan kawan-kawan kebingungan. Lantas Anjar menyuruh mereka untuk menunggu sambil menyuguhi mereka beberapa cemilan dan teh hangat. Tak lama berselang, Lorel menemukan mereka yang sedang menunggu Anjar. Ten dan kawan-kawan tidak mengetahui bahwa perempuan di depannya merupakan Lorel yang mereka cari. Bahkan Janas dan Gelaja sudah berada di sana untuk mengepung. Namun Ten dan kawan-kawan khawatir sebab Anjar tidak kunjung kembali. Mereka berasumsi bahwa Anjar telah kalah oleh Lorel dan Gelajah. Di situ Lurel bertanya pada Janas tentang Anjar sambil memberikan sebuah kode. Tak lama kemudian Gelaja memuji kekuatan Ten dan kawan-kawan yang telah mengalahkan tiga orang Sion Seis. Lantas Gelaja membujuk Acet untuk menjadi bawahannya untuk menerjemahkan buku mantra kunonya kembali. Namun Acet menolak ajakan Gelaja dan bersiap untuk bertarung. Gelaja meremehkan kekuatan ACE dan menuduh Parmagia telah mengkhianati Acet. Ten dan Leap langsung membela AT dan berjanji akan mengalahkan Gelajah. Sontak Gelajah memerintahkan Janas dan Lorel untuk segera menyerang. Namun apa yang terjadi? Janas dan Lorel malah menyerang Gaja dengan ganas. Hingga buku mantra Gaja terlepas dan diambil oleh Janas. Namun akibat serangan Gajah, topeng Janas jadi pecah. Se sontaken dan kawan-kawan terkaget karena ternyata di balik topeng Janas merupakan Ganjar eh anyjar. Bahkan Gelaja pun ikut kaget dengan pengkhianatan Janas dan Lurel hingga membuat Gelaja sangat marah Don. Yah, Gelajak kaget sebab serangan sihirnya terhadap Janas alias Anjar tidak dapat menembus penghalang kuat milik sihir Anjar. Nah, setelah mendapatkan buku mantra, Anjar dan Lurel pergi meninggalkan gelaj yang terkurung dalam segel sihir bersama para parmagia Aprion. Ten begitu terheran dengan kepergian Anjar, akan tetapi mereka harus menghadapi gelajah sebelum mengejar Anjar. Lalu tiba-tiba [Musik] yah. Gelaja berubah menjadi monster riper mata satu dan langsung menyerang mereka dengan dahsyat membuat Ten Le dan Acet kewalahan. Ten dengan gerecap mengeluarkan jurus unitnya untuk menyerang balik. Namun Gelaja mengeluarkan jurus matanya hingga T dan Le terkena serangan mata Gelajah. Loky yang sejak tadi mengamati pertarungan teringat dengan kata-kata Anjar yang memberitahukan cara untuk mengalahkan Gelajah yaitu menghentikan mata Gelajah. Lantas Gelaja kembali meminta Acet untuk menjadi pelayannya sambil mengancam dengan sir kutukan yang akan membuat Acet mati. Namun dengan lantang Acet menolak ajakan gelaj. Acet memutuskan untuk hidup sesuai dengan keinginannya, yaitu hidup bersama teman-temannya. Nah, karena kepercayaan ikatan yang kuat, akhirnya Acet berhasil membangkitkan jurus unit turnisnya. Acet langsung menyerang gelaja dengan asap serbuk intisari hingga membuat mata gelaj tidak dapat melihat acet. Namun, teman-temannya pun juga tidak bisa melihat sekitarnya. Meski begitu, cuman Loky yang dapat merasakan keberadaan posisi gelaj dan para matanya. Lantas Loki mengarahkan Ten dan kawan-kawan untuk menyerang gelaj sesuai dengan [Musik] petunjuknya. Tampaklah gelaja terpojokan oleh serangan-serangan mereka. Terlintas bayangan masa lalu gelaj yang terpilih oleh raja iblis setelah membunuh teman dan saudaranya sendiri. sontak dengan penuh amarah gelaja mengeluarkan jurus mata pamungkasnya hingga membuat t dan kawan-kawan terjatuh lalu di saat gelaja akan mengeksekusi tiba-tiba ten terbangun dengan memancarkan aura putih yang menjulang tinggi ke langit hingga menghancurkan sihir penghalang yang ternyata Ten telah membangkitkan jurus fusion hingga mengubah monsternya menjadi sosok Pegasus. Hal itu memat Gelaja terheran dan berasumsi bahwa Ten merupakan sosok yang terpilih. Lantas untuk mengakhiri gelajah, Ten menyuruh sang Pegasus untuk [Tepuk tangan] menyerang. Ya, hanya dengan satu serangan, Gelaja akhirnya mati di tangan Ten. Di ujung kematiannya, Gelaja masih mengingat masa lalunya. Hingga akhirnya gelaj koid pergi ke isekai bersama sang sedou. Tampaklah tubuh Aceh terbebas dari sihir kutukan kematian. Semuanya nampak senang dengan keberhasilan Ten. Namun Le nampak murung karena cuman dirinya yang belum bisa melakukan teknik unit. Waktu pun terus berlalu. Nares memberitahukan situasi di benua Sonra yang telah ditinggalkan oleh Lorel. Nares telah menangkap anak buah Lorel tanpa perlawanan. Ten dan kawan-kawan merasa heran dengan sikap yang telah mengkhianati mereka untuk bertarung dengan gelaj tanpa membantunya. Namun anehnya mereka diberitahukan cara untuk menghadapi Gajah. Akan tetapi Ten yakin bahwa Anjar tidak mungkin mengkhianati mereka. Sementara itu, di sisi lain tampaklah Anjar dan Lorel mengetahui kematian Gelajah. Lurel menggoda Anjar yang sudah mendapatkan buku kuno milik Gelajah. Kemudian Anjar meminta Lorer untuk menepati janjinya. Di kemudian hari tampaklah para Parmagia Alprion bekerja sama untuk membangun kembali kastil mereka. Eh, tiba-tiba mereka dikagetkan dengan berita dari Cica tentang Lorel yang ingin berdamai dengan Nares. Jelas saja Ten dan kawan-kawan langsung bergegas menemui Nares. Lantas Nares memberitahukan perjanjian damai Lorel yang akan dilaksanakan minggu depan di benua Nade Satya. Nares meminta Ley, Ten dan Archet untuk ikut bersama pasukan. Sedangkan Emero dan Chica bertugas melindungi Aprion. Tend dan Le berasumsi bahwa Lorer ingin menjebak mereka, tapi Nares memberitahukan keuntungan yang lebih banyak. Lebih jelasnya, Nares mempunyai kekuatan lebih besar setelah mengalahkan empat benua. Nares tidak menjanjikan semua akan berjalan dengan lancar, akan tetapi Nares ingin mengakhiri peperangan secepatnya. Lantas Nares menceritakan masa lalunya. Kala itu, Nares masih bocil menjadi budak melayani bangsawan Nade Satya. Namun, suatu hari tuannya dirampok oleh para bandit. Akan tetapi, para bandit malah menyelamatkan Nares dan teman-temannya. Beberapa tahun kemudian, Nares mempelajari cara mengendalikan monster Parmagia dari para bandit. Nares yang berkembang menjadi orang kuat dijadikan sebagai pemimpin oleh para bandit. Semenyak itu, Nares bagaikan Robin Hood mencuri, membajak, dan merampas harta berharga milik bangsawan jahat untuk dibagikan pada rakyat kecil. Hingga suatu hari si kakek sakti datang untuk menantang pemimpin bandit yaitu Nares. Namun Nares kalah dalam sekejap. Kemudian Nares membubarkan para banditnya dan berlatih Paragia dengan serius pada si Kakek Sakti. Setelah sekian lama berlatih, si kakek meminta Nares untuk menjadi orang kion seis agar bisa menggunakan kekuatannya untuk melindungi orang banyak. Nares di sini tidak membeda-bedakan setiap orang yang lemah ataupun yang kuat. Mereka semua sama. Layak hidup dengan tenang dan bahagia dan juga bebas. [Musik] Singkat cerita, 1 minggu kemudian Nares membawa pasukannya bertemu Lorel di benua Nade Satya. Tampak Ley melamunkan gelaj yang tidak percaya pada para Parmagia yang telah membunuh tiga orang Kion seis. Padahal mereka hanya mengalahkan dua orang Kion seis yaitu Manas dan Corpus. Hingga akhirnya si kakek berasumsi bahwa Lisan sudah dikalahkan oleh Lorel. Tampak si pengawal pribadi Nares begitu waspada walaupun situasi di sekitar wilayah tersebut dalam kondisi aman-aman saja. Tak jauh dari tempat pertemuan, tampaklah Anjar dan Ten mempertanyakan alasan Anjar yang telah mengkhianati Nares. Namun, Anjar malah menanyakan pendapat Ten setelah bertarung melawan dua orang Kion seis. Dan Anjar menanyakan apa keinginan Ten jika menjadi orang Kion seis. Sontak saja Ten kaget dengan pertanyaan Anjar. Namun Ten tidak dapat menemukan alasan untuk menjadi orang kionseis. Dan keinginan Ten hanya satu, yaitu ingin melindungi semua orang dan para monster. Tak lama kemudian, Anjar meninggalkan tempat itu karena rapat pertemuan Nares dan Lorel akan segera dimulai. Lorel berterima kasih pada Nares yang sudah jauh-jauh datang menemuinya dengan membawa pasukan. Nares beralasan bahwa dirinya sekarang berada di tempat musuh. Oleh sebab itu, Nares hanya ingin berjaga-jaga dengan membawa pasukan dan tidak ada sedikit pun niat untuk menyerang Lorel. Ya, Lorel menyukai sikap Nares yang selalu jujur. Akan tetapi, Lorel mengatakan bahwa saat ini bukanlah perundingan untuk perdamaian. Lantas, Nares mulai menggertak bahwa saat ini Aprion telah menguasai empat benua, jadi tidak ada kesempatan bagi Lorel untuk menang. Di kesempatan itu, Laurel mengatakan bahwa selama ini Gelajah telah menemukan sihir agung yang tertulis dalam buku sihir yang bernama sihir festival panen. Nares nampak tenang karena sihir tersebut belum bisa diartikan. Lantas Lorel menegaskan bahwa dirinya bisa mengaktifkan sihir festival panen tersebut. Lalu tiba-tiba langit menjadi merah dengan semburan kilat membelah langit membuat si kakek dan yang lainnya terkejut setengah mati. Ya, Nares dengan cepat memerintahkan semua pasukannya untuk cepat-cepat mundur lalu memerintahkan si Kake untuk membawa semua pasukan kembali ke Aprion. Sontak si Kake langsung memasang kuda-kuda mengeluarkan jurus pamungkasnya. Namun Lorel langsung menyerang untuk menahan jurus si kake. Untungnya ada Anjar mematahkan serangan Lorel. Akan tetapi Anjar malah terperosok ke dalam balahan tanah demi melindungi orang-orang Apron. Ten yang ingin menyelamatkan Anjar ditahan oleh si kakek untuk tetap di dalam lingkaran jurusnya dan [Musik] yah tampaklah langit semakin memerah dengan pusaran api yang meluluhlantahkan sekitar tempat tersebut. Di sisi lain tampak para bocil Parmagia melihat kelahiran monster ayam yang suaranya menggelegar lebih keras dari suara emak. Tak lama kemudian Ten Ley dan yang lainnya terbangun dari pingsannya dan mereka sudah berada di Aprion. Akan tetapi, si kakek masih pingsan karena kehabisan energi akibat menggunakan siir teleport. Lalu Emero dan Chica menghampiri mereka sambil menanyakan kejadian yang menimpa mereka. Emero pun menanyakan Nares yang tidak ada bersama mereka. Namun Ley dan yang lainnya tidak dapat menjelaskan apapun karena mereka secara tiba-tiba sudah berada di Aprion. Tak lama kemudian si kakek terbangun dari pingsannya dan mengatakan bahwa si kakek tidak bisa menyelamatkan Nares di benua Nadesatya. Lalu Lei mengatakan bahwa Anjar pasti mempunyai alasan karena telah menolong mereka dari serangan Lorel dan Ten sangat yakin bahwa Anjar tidak mungkin mati begitu saja. Tak lama kemudian tampaklah langit memancarkan Aurora dengan pusaran biru kehijau-hijauan. Para arwah yang mati mulai memasuki tiang listrik dunia. Namun apa yang terjadi? Para arwah ternyata diserap oleh sang raja iblis yang dikabarkan telah meninggal. Sontak saja si kakek kaget melihat sang raja iblis tiba-tiba muncul di langit. Sang raja iblis yang menyapa si kakek membuat para parmagia kaget karena mendengar si raja iblis mengetahui nama si kakek. Akhirnya si kagek paham situasi saat ini di mana kemunculan raja iblis yang belum mati berkaitan dengan pemicu festival panen besar. Kemudian sang raja iblis mengajak si kakek untuk bergabung membalaskan dendam Eleonora. Nah, karena tidak ada jawaban maka sang raja iblis akan menjadikan si Kake menjadi bahan percobaan untuk menabakkan kekuatan pembunuh dewa. Setelah sang raja iblis menghilang, si kakek pun menjelaskan bahwa sebenarnya sang raja iblislah penyebab festival panen besar. di mana festival tersebut akan memangsa seluruh makhluk hidup yang berada di benua Pelisiden. Festival panen besar adalah siri terkuat hebat yang disebut malaikat kematian. Dan sang raja iblis melahap alam Pelisidet karena perlu penyimpanan kekuatan. Itu artinya kita masih ada waktu untuk mengalahkan Raja iblis sebelum terciptanya kiamat bagi dunia felisided. Untuk itu jalan satu-satunya agar dapat melindungi Pelisid, para parmagia harus mempertaruhkan nyawanya untuk membunuh raja iblis. Namun masalahnya mereka tidak tahu keberadaan kastil Dewa iblis. Bahkan jalan teleportasi untuk mencapai ke sana sekarang semuanya sudah ditutup. Lantas si kakek mengatakan bahwa ada satu jalan untuk pergi ke kastil Raja Iblis. Kemudian dua pengawal Nares menyuruh mereka semua untuk segera berangkat ke tempat tersebut. Sedangkan mereka akan melindungi benua Eprion. Tak lama berselang, mereka semua berjalan mengikuti arahan si kakek. Di kesempatan itu, si kakek menyuruh Acet menceritakan kisah tiga malaikat dalam buku bahasa kuno yang sering dibaca Acet. Acet pun menceritakan bahwa pada zaman dahulu kala terdapat tiga malaikat turun ke dunia. Ketiga malaikat tersebut diperintahkan Dewa Agung untuk melindungi manusia. Para malaikat sangat mencintai manusia yang hidup di dunia dan berharap mereka hidup bahagia. Akan tetapi, para manusia malah saling membenci. Mereka melakukan pertikaian yang tak berujung di dunia tersebut hingga para malaikat yang menyaksikan itu sangat bersedih. Suatu hari mereka mengetahui bahwa ternyata manusia diciptakan oleh dewa untuk saling bertikai. Lalu jiwa yang telah lenyap akan kembali dan menyatu pada dewa. Lantas ketiga malaikat yang murka menentang dewa. Namun sang dewa sangatlah kuat hingga ketiga malaikat kabur dan mengelana. Mereka mencari tempat untuk hidup damai hingga akhirnya menemukannya di magia lautan kekacauan yang dipenuhi energi sir. Kemudian mereka memanfaatkannya untuk menciptakan dunia baru yang disebut Pelisiden. Mereka sengaja membuat dunia tersebut agar manusia dan moner hidup berdampingan hingga menciptakan kebahagiaan. Dan untuk menjagai semua itu, para ketiga malaikat selalu siap mengawasi. Eh, tiba-tiba Ten dikagetkan oleh Muset Ayam hingga melemparkan si Kakek ke pangkuan Emero. Tampak para bocil menghampiri Ten dan memberitahukan lahirnya ayam tersebut. Ternyata ayam tersebut milik Ley. Kemudian si kakek meminta para bocil untuk segera mengungsi sementara waktu. Lalu Ten dan rekan-rekannya berjanji pada para bocil akan memberi pelajaran pada orang yang paling jahat. Tampaklah si kakek membuka pintu rahasia menuju Neural Road, sebuah pintu yang terhubung ke Kasil Raja Iblis. Dan ternyata itu adalah jalur khusus milik si kakek. Si kakek memberitahukan bahwa cerita tiga malaikat belum tamat alias masih berlanjut. Lantas kakek pun menceritakan lanjutan kisah tiga malaikat di luar buku kuno yang sering dibaca Aceh. Di mana tiga malaikat sangat mengagumi dunia yang telah mereka ciptakan. Namun dunia tersebut belum sempurna meskipun hukum reinkarnasi sudah selesai. Hukum reinkarnasi berfungsi sebagai wadah untuk para jiwa-jiwa bersiklus agar bisa lahir kembali sebagai jiwa baru agar dunia dapat terus ada selamanya. Dan sungguh tidak disangka salah satu malaikat merupakan dulikulum alias sang raja iblis. Lalu suatu hari salah satu malaikat ciwi bernama Eleonora terkena kutukan dari sang dewa saat bertarung dengan dewa hingga tubuh Eleonora tiba-tiba menuan dan melemah begitu cepat. Si kakek menjelaskan bahwa kutukan yang diberikan gelaj pada acet adalah salah satu kutukan dewa, namun versi sederhananya. Nah, akibat kejadian tersebut, dua malaikat berusaha menyelamatkan Eleonora dengan mencari tahu berbagai macam sihir dan pengobatan. Hingga akhirnya dululum mendapatkan satu cara, yaitu melahap jiwa yang lain agar tetap bisa bertahan hidup. Namun, salah satu malaikat menentang cara tersebut karena hal itu sama dengan para dewa yang mereka tentang. Meski begitu, dulikulum yang bucin tetap melakukannya. di mana Eleonora mulai melahap jiwa binatang hingga menjadi muda kembali. Namun ternyata hal itu tidak bersifat permanen. Berulang kali Eleonora melaf jiwa makhluk hidup dan hasilnya sama malah kembali menua. Bahkan semakin banyak melahap Elenora malah semakin cepat menjadi tua. Bahkan hingga membuatnya meninggal dunia. Dulikulum yang sangat bucin berniat untuk membalaskan dendam pada para dewa yang sudah mengutuk sang pujaan hati. Selang beberapa lama, Dulikulum mengalami penuaan alias terkena kutukan dewa. yang ternyata dulikulum telah melahap jiwa Eleonora saking bucinnya. Dengan kata lain, kutukan Eleonora berpindah pada Dulikulum. Lalu demi menghambat penuaan, Dulikulum berulang kali melap jiwa para moner. Dan demi menambah para moner, maka Dolikulum menciptakan Parmagia dan ora kionseis. Namun cara tersebut tidak dapat menghentikan penuaannya. Meski begitu, Dulikulum akan terus melahap jiwa-jiwa. Makanya Dolikulum menciptakan sihir festival panen agar mendapatkan jiwa-jiwa yang mati dalam skala besar. Namun si malaikat pirang mencoba mengingatkan bahwa yang dilakukan Dulikulum sama saja menyengsarakan bahkan membunuh seluruh makhluk hidup yang ada di dunia perelisiden. Akan tetapi, Dulikulum tetap kekeeh hingga wujudnya menunjukkan sifat aslinya. Dulikulum menegaskan bahwa dirinya ingin menjadi Parmagia Hyperion agar dapat membalaskan dendam pada sang dewa. Ya, si kakek kini paham dengan situasi saat ini. Si kakek menjelaskan sudah terlalu lama semenjak pasipa panen berakhir, ternyata Dolikulum telah menyiapkan rencana untuk mengumbuhkan jiwa lebih banyak. Lebih jelasnya, Dulikulum pura-pura mati untuk memicu konflik dan Dulikulum telah mengajarkan Lorel untuk menciptakan sir festival panen. Lantas kake memberitahukan bahwa Lorel dilahirkan untuk menciptakan komplik dan para parmagia bukanlah yatim piatu, tapi nyawanya yang diciptakan oleh raja iblis. Makanya si kakek sempat merasa aneh dengan kekuatan para parmagia yang tidak mungkin terlahir di era yang sama dan si kakek mengasuh bahkan mengajari para parmagia bukan bermaksud untuk memanfaatkan atas tujuan dulikulum. Hanya saja si kakek ingin para parmagia menggunakan kekuatannya di jalan yang benar. Namun di situ Cica jadi penasaran kenapa si kakek bisa tahu semua cerita perihal tiga malaikat. Sebab cerita tersebut tidak ada dalam buku kuno. Dan sungguh tidak disangka ternyata malaikat yang ketiga itu adalah si kakek. Waduh, beda banget. Pantas saja si kakek disapa oleh sang raja iblis dan juga siri si kakek memunculkan sayap malaikat. Singkat cerita, akhirnya mereka telah sampai di pintu gerbang teleportasi Neural Road. Acet meminta si kakek untuk segera membuka gerbang sebelum Lorel memulai festival panen lagi. Namun tak lama kemudian, Lorel muncul secara tiba-tiba di gerbang tersebut. [Musik] Yah, ternyata Lorel tahu bahwa jalan satu-satunya yang masih terhubung dengan Kastil Raja Iblis hanyalah tinggal Neulal Rod. Oleh sebab itu, Lorel menghadangnya. Lorer mengatakan bahwa festival panen bakal terjadi karena keinginan sang raja iblis dulikulum sendiri. Lalu tiba-tiba Loler menyerang Parmagia hingga berterbangan. Bahkan si kakek terpental jauh hingga menabrak dinding goa. Kemudian Acet mengingatkan Lorer bahwa jika pestipa panen terjadi maka Lorer pun akan ikut mati. Akan tetapi ternyata Lorer tidak peduli karena dia sangat menginginkan festival panen tersebut. sontakorel berubah menjadi monster riper lalu menyerang Parmagia dengan jurus kegelapan keputusasaan. Lalu Lorer membunyikan lonceng hingga kabut hitam menyelimuti tend dan kawan-kawan. Lorel merebut semua indra mereka kecuali indra pendengaran dan indra rasa sakit layaknya seperti ulti Hellcard. Tampak Ley diselimuti rasa takut yang pernah Lei alami di masa lalu. Kemudian Loler kembali mengembalikan panca indra mereka kecuali Lei yang masih diselimuti rasa takut. Akibatnya Lei kembali mengingat masa kelamnya di masa lalu. Di mana dulu Lei bersama Anemone sedang berada di hutan mencari tumbuhan herbal. Kemudian Anemone meminta Lei untuk merahasiakan tanaman tersebut pada teman-teman panti asuhan yang lain. Namun tiba-tiba Anemone menjahili Lei dengan menyuruh membawa keranjang dan meninggalkannya sendirian. Anemonei percaya bahwa Lei akan melindunginya dari serangan monster. Lalu tak lama kemudian muncullah monster yang menakutkan meminta persembahan dan monster tersebut adalah Lurel. Kabut hitam menyelimuti tubuh Lei hingga membuat Ley tidak dapat melihat Anemone. Namun Lei dapat mendengar teriakan Anemone. Kala itu Lei sangat ketakutan tak tahu harus melakukan apa yang akhirnya Lei malah kabur meninggalkan Anemone yang tersiksa sendirian diserang oleh Lorel. Ya, Acet mengetahui bahwa Nemone adalah seorang wanita yang sering bermain ke panti asuhan dan dia dikabarkan telah meninggal karena diserang binatang buas di hutan. Dan kini mereka sadar bahwa ternyata Anemone dibunuh oleh Lorel. Kemudian Lorel mengatakan bahwa kala itu Lei sengaja dilepaskan agar dapat memuaskan hasratnya. Dengan kata lain, semakin Lei merasa takut maka Lorer semakin terpuaskan. Dengan tegasnya Ten mengatakan bahwa Lei tidaklah lemah seperti yang dibayangkan Lorel. Namun Lorel kembali mengingatkan Lei dengan panggilan kematian anemone hingga membuat Lei kayak ikan cucutan kabur. Ten dan kawan-kawan menjadi semakin marah karena melihat perlakuan Lurel kepada Ley dan mereka bersiap untuk menyerang Lorel. Sementara itu, Lei terus berlari keluar goa sambil terus dibayang-bayangi masa lalunya bersama Anemone. Ten sangat geram karena Lurel mengeluarkan jurus pamungkasnya yang membuat Ten tidak dapat melihat dan juga tidak bisa mengeluarkan monster. Satu persatu para Parmagia langsung dihajar secara perlahan agar hasrat Lorel semakin terpuaskan. Lorel sengaja tidak menyerang si kakek dengan jurus pamungkasnya agar si kakek dapat melihat semua muridnya yang berjuang dan mengorbankan nyawanya. Lorel terus menyerang para parmagia hingga tak berdaya. Sementara itu, si kakek hanya bisa melihat dengan keputusasaan dan ketakutan yang bisa memuaskan rasa haus Laurel. Lantas si kakek mempertanyakan tindakan Lorel yang sangat terobsesi dengan melihat rasa takut orang lain. Lorel mengatakan bahwa dirinya diberkahi lingkungan dan bakat sebenarnya Lorer sangat gampang menjadi orang kion seis. Namun hatinya selalu haus tak pernah terpuaskan. Lorel berasumsi bila dia bertarung dengan lawan yang kuat maka rasa hausnya akan terpuaskan hingga Lorel pernah menantang sang raja iblis. Dan untuk pertama kalinya Lorel menyadari apa itu rasa takut yang di mana Lorel tidak berdaya di depan Raja iblis. Namun Lurel masih tersenyum padahal nyawanya sudah berada di ujung tando. Lurel tersadar dengan kengerian di dalam hidupnya dan hanya Raja iblislah yang dapat memuaskan rasa haus ketakutannya. Hingga Lorel ingin kembali melihat dan merasakan rasa takut dengan mengaktifkan festival panen besar Raja Iblis. Tampaklah Ten semakin marah mendengar ocehan Lorel yang mencerminkan makhluk paling eblek. Ten menegaskan bahwa dirinya takkan membiarkan Laurel menghancurkan dunia hanya untuk memenuhi hasratnya. Dan Ten berjanji akan selalu melindungi semua yang ada di Aprion bahkan seluruh benua Pelisiden. Ya, ungkapan Ten tersebut malah dianggap sebagai rasa putus asa sama seperti Lei. Sontak Ten meyakinkan Laurel bahwa Lei pasti akan kembali. Di sisi lain tampaklah Nares masih hidup dengan keadaan diborgol di kastil Raja Iblis. Nares tidak berdaya di depan durikulum dan lisan yang ternyata masih hidup. Ternyata lisan yang sudah dihidupkan kembali oleh Dulikulum berjanji akan mempersembahkan nyawanya pada Dulikulum, sang raja iblis yang kuat dan gagah. Namun tiba-tiba Dulikulum menyerang Lisan hingga tak berdaya dalam genggaman Dolikulum. Ternyata Dolikulum menyadari bahwa selama ini Lisan bukanlah berada di pihaknya. Sementara itu tampaklah para Parmagia tidak berdaya di depan Lorel. Ten terus berusaha untuk melepaskan diri dari jeratan serangan Lorel. Lorel tampak sangat membenci Ten karena Ten tidak merasakan ketakutan dan keputusan yang tidak dapat dengan mudah ditaklukkan oleh Lorel. Don ya, ternyata Ten dapat menghindari serangan Lorel karena dia sudah terbiasa dengan situasi tersebut di mana Ten menggunakan indra pendengarannya untuk menghindari serangan Lorel. Ten terus menghindari serangan Lorel dengan mendengarkan hembusan angin dan Ten yakin bahwa Lei akan segera datang. Namun akhirnya Ten tertangkap lalu dirujak hingga tumbang. Di sisi lain tampaklah Ley terus terjebak dalam masa lalunya. Namun seketika Lei jadi teringat dengan Ten yang selalu terus bersemangat untuk melindungi semua teman-temannya. Hal tersebut membuat Lain sadar bahwa dirinya telah berjanji untuk melindungi semua yang ada di depannya dan kini dia berjanji tidak akan berlari lagi kayak ikan cucut. Sementara itu, tampak si kakek begitu putus asa karena dia tidak bisa bergerak dan hanya dapat melihat Ten yang terus dirujak oleh Lorel. Tak lama kemudian, Lei datang menghentikan Lorel dan melepaskan Ten dari genggamannya. Lorel tidak menyangka Lei bakalan kembali. Namun, Lei masih nampak ngaderek-deg alias takut. Nah, karena Ley sudah tahu kelemahan si Lorel yang menggunakan lonceng sebagai ulti Hellcard, lantas Lei mengeluarkan monster ayam yang bersuara jenger hingga menimpa suara lonceng. Lalu Lei langsung menyabat loncengnya hingga hancur. Alhasil, Ten dan kawan-kawan terbebas dari siir dan kembali dapat melihat. Ya, si kaki kini sadar bahwa si Laurel berasal dari lonceng magia yang menyerang melalui pendengaran target. Nah, berkat tekad yang melawan rasa takutnya, akhirnya Ley melepaskan pembatas di hatinya hingga tubuh Lei mengeluarkan cahaya dan dapat mengeluarkan jurus unit Karkinos. [Musik] Ya, Ley dan Ten menyerang Lorel dengan dahsyat. Lalu mereka berdua melakukan pusion dengan monsternya masing-masing hingga berwujud ponik Nova. Lorel akhirnya kembali merasakan ketakutan selain dari sang raja iblis dan dia langsung hancur lebur terbakar habis oleh api Ponix Nova. Melihat pertarungan tersebut, kini si kakek menyadari sebuah arti melampaui batas yaitu untuk mengubah semua kekuatan sesuai kemampuannya. Dan akhirnya para Parmagia merasa senang dengan kembalinya Ley yang bertarung mengalahkan Lorel. Tampak Ley mengungkapkan isi hatinya yang selama ini menginginkan setara dengan Ten. Di mana Ten tidak pernah takut menghadapi musuhnya. Bahkan selalu mendobrak di depan untuk melindungi semuanya. Namun Ten malah menanggapinya dengan santai karena selama ini menurutnya Leasnya. Karena menurut Ten sifat Lei selalu tenang dan teguh. Bahkan para rekan-rekannya menambahkan bahwa mereka selama ini selalu setara dan kompak. Ya, melihat kebersamaan mereka membuat si kakek jadi teringat dengan masa lalunya yang selalu kompak dan menjalani hari-hari dengan penuh tawa. Dan saat ini si kakek tidak mempunyai tekad untuk menghentikan teman yang sudah menghabiskan waktu bersamanya. Maka dari itu, si kakek ingin mempercayakan semuanya pada Ten dan kawan-kawan untuk menghentikan dululum. [Musik] Singkat cerita mereka sudah berada di kasil Raja Iblis. Tampaklah Ten Luak Kliuk mencari keberadaan Raja Iblis. Eh, tiba-tiba muncul manas, corpus, lisan, dan gelaja, bahkan nares. Namun wajah mereka nampak berbeda seperti tanpa jiwa. [Musik] Yah, tampaklah mereka terkejut ketika melihat Nares, Corpus, lisan, dan gelajah yang tidak merespon panggilan mereka karena sudah menjadi riper yang kehilangan kendali. Para geng dragon langsung mengeluarkan jurus unit. Namun, hanya Ten yang tidak mengeluarkan monsternya. Lei memperingatkan Ten yang tidak mau bertarung dengan Nares. Namun mereka langsung diserang oleh para kion seis dengan membabi buta hingga tempat tersebut runtuh. Untungnya para geng dragon masih selamat. Tampak Chica dan Emero bertarung melawan monster manas dan corpus. Sedangkan Leutet bertarung melawan monster gelaja dan lisan. Ya, mereka bertarung dengan hebat. Namun, Lei, Acet, Emero, dan Chica terkena serangan dahsyat hingga mereka terluka parah. Sementara itu, Ten dan Loky terus menghindari serangan Nares sambil menganjak dan memperingatkan Nares untuk pulang ke Aprion. Akan tetapi, Nares tidak mendengar teriakan ajakan Ten dan Loki yang ada. Nares malah mengeluarkan jurus pamungkasnya. Dan yah, Ten tidak melakukan perlawanan sedikit pun sehingga dia harus terkena serangan hingga terukap parah. Tak lama kemudian, Aut terlempar menembus dinding yang hancur. Acet memperingatkan Ten untuk mengeluarkan monsternya. Tak lama Lei datang dan ikut memperingatkan Ten bahwa Nares sudah mati. Dengan kata lain, monster di hadapannya itu bukanlah Nares, melainkan Lost Raper. Lei pun memperingatkan Ten dengan perkataan Nares sebelum mati. Di mana Nares meminta semuanya untuk melindungi Aprion dan dunia Pelisiden. Terlintas di pikiran Ten, bayangan Nares yang menginginkan semua orang dapat hidup bebas. Untuk semua itu, Nares rela melakukan apapun bahkan harus mendapat kematian. Di situlah Ten baru tersadar apa yang harus dia lakukan saat ini. Lantas Ten langsung mengeluarkan semua monster dan mengeluarkan jurus unitnya. Tampak Emero membayangkan Manas yang selalu memikirkan Pelisidet dengan caranya sendiri. Namun bagi Emero cara Manas sangatlah salah dan Emero ingin membalas budi untuk membereskan kesalahan Manas. Tak jauh dari tempat itu, Chica membayangkan Korpus yang telah menginspirasi dan menuntun Cica. Bahkan Corpus mengorbankan diri untuk melindungi rakyatnya dan Cica berjanji takkan membiarkan nyawa Corpus dipermainkan oleh raja iblis. Aet pun sama membayangkan sosok Gelaja yang sedang dia hadapi saat ini. Aet tahu bahwa Gelaja adalah orang yang memulai perang sebagai raja iblis baru dan dia telah menyakiti semua orang hingga memanfaatkan Acet. Namun semua itu hanya dimanfaatkan oleh Raja iblis Dulikulus. Maka dari itu Aut ingin mengakhiri semuanya. Di sisi lainnya Lei teringat dengan lisan yang kesadarannya telah direngut dan dimanfaatkan oleh Raja Iblis. Lei berjanji bahwa nyawa lisan takkan mati sia-sia. Ya, tenden anggota Geng Dragon berjanji akan mewujudkan perasaan dan keinginan Nares hingga akhirnya mereka semua mengeluarkan jurus fusion [Musik] Don. Ya, mereka bertarung dengan dahsyat hingga akhirnya Nares gelaj manas corpus dan lisan hancur lebur oleh serangan fusion mereka. Namun meski begitu ten nampak sedih, lantas Loky mencoba menenangkan Ten hingga membuat Ten tersenyum kembali karena meski kehilangan Ten tetap memiliki teman yang selalu bersamanya. Sementara itu, di sisi lain tampaklah Charlot cengengesan melihat dunia perisiden yang akan segera hancur dan dia ingin tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Kembali pada Ten dan kawan-kawan. Ten masih terdiam larut dalam kesedihan setelah mengalahkan Nare sang pemimpin Aprion. Lantas Ten dengan nada kesal mengajak semua temannya untuk segera mencari dan menghajar si raja iblis. Namun mereka tidak tahu di mana keberadaan si raja iblis. Eh, tiba-tiba Loki dapat merasakan hawa keberadaan jiwa-jiwa. Soak mereka berlari mengikuti Loky yang membawa mereka ke tempat aura tersebut. Mereka menelusuri lorong bangunan yang luas. Namun bangunan tersebut terasa sepi karena enggak ada tukang kopi. Tak lama kemudian mereka tiba di sebuah ruangan dengan hiasan yang berbeda dari sebelumnya. Ten langsung berteriak menantang Raja Iblis untuk membalaskan dendam kematian Nares. Lei tahu bahwa Raja Iblis dulunya adalah dewa. Namun ruangan tersebut bagi Lei sangatlah menyeramkan. Chica berasumsi bahwa ruangan tersebut mempunyai jalan rahasia yang membuat Ten geram. Karena Ten menduga bahwa Raja iblis telah kabur lantaran takut oleh mereka. Lalu tiba-tiba y ruangan tersebut langsung berubah dan tampaklah Raja iblis berdiri terbang sambil menyerap jiwa-jiwa yang sudah mati. CICA menyadari bahwa aura keberadaan yang dirasakan Loky adalah jiwa-jiwa dari seluruh penjuru Pelisiden. Sonta Clay langsung menghunuskan pedangnya dan bersiap menghancurkan raja iblis dulikulum ditemani Ten. Namun [Musik] tiba-tiba ya entah muncul dari mana, tiba-tiba saja Anjar menyerang hingga membuat mereka harus menur. Jelaslah mereka heran dengan keberadaan Anjar yang masih hidup. Mereka berasumsi bahwa Anjar sedang melindungi raja iblis. Padahal sebelumnya dia bertarung menyerang Lorer di Nade Satya alias membantu Geng Dragon. Eh, tiba-tiba Anjar memerintahkan tendan yang lainnya untuk diam dan melihat Anjar bertarung dengan Duriculum. Don. Jelas Sten dan kawan-kawan terkejut melihat Anjar bertarung dengan dahsyat melawan Raja Iblis. Namun serangan Anjar tidak dapat melukai tubuh iblis. Kulum Anjar mengatakan bahwa dirinya pun sama telah melakukan apa yang dilakukan oleh raja iblis yaitu melahap jiwa yang terkumpul di sepirot untuk menambah kekuatannya. Akan tetapi Anjar hanya melahap jiwa keenam orang Kion seis termasuk jiwa Nares. Iblis Tolikulum memuji kehebatan Anjar sebagai parmagiap apron yang pintar. Namun wadah seperti Anjar tidak akan sanggup menampung jiwa-jiwa. Sontak Anjar kembali menyerang dengan hebat hingga mereka bertarung dengan sengit. Ya, Anjar di sini sangat ingin menghentikan si iblis duikulum dengan seluruh kekuatannya agar dia tidak dapat lagi melap semua jiwa-jiwa di dunia perisiden. Namun seperti yang dikatakan sang raja iblis, wadah seperti Anjar tidak akan sanggup menampung jiwa-jiwa. Dan benar saja, kini Anjar berubah menjadi Lost River yang kehilangan akal. Di kesempatan itulah sang raja iblis mengendalikan Anjar untuk menyerang temannya sendiri. Y tampaklah para geng dragon tidak dapat menahan kehebatan serangan Anjar hingga mereka terpojokan dan terkena serangan Anjar. Di dalam hati mereka tidak mau kehilangan Anjar setelah mereka melawan dan menghancurkan Nares. Dan Ten semakin tertekan karena harus melawan Anjar dengan serius. Karena selama ini Anjar adalah seorang kakak yang sangat dikagumi. Bahkan Anjar selalu membimbing dan mengajarkan ten untuk menjadi lebih kuat dan hebat. Bukan hanya itu, Anjar dikenal sebagai orang yang baik kepada semua orang. Hingga akhirnya Ten bertekad dan akan menghancurkan iblis dulikulum. Lantas sang raja iblis memerintahkan si Anjar untuk kembali menyerang mereka. Namun di saat Ten berteriak memanggil nama Anjar, tiba-tiba Anjar berhenti dan terlintas di pikirannya tentang Ten kecil yang selalu memanggil nama Anjar. Pikiran Anjar tersebut dapat dirasakan oleh Ten dan kawan-kawan. Mereka berasumsi bahwa Anjar masih memiliki kesadaran. Bahkan mereka dapat mendengar si kakek sakti yang memanggil Anjar dan memperkenalkan Ten sebagai adiknya di dalam pikiran Anjar. Kala itu Anjar menjadi kakak terbesar memiliki adik-adik kecil yaitu Geng Dragon. Semenjak itulah Anjar bertekad akan melindungi seluruh adiknya dari marabahaya. Dan ternyata selama ini tindakan Anjar yang dianggap berkhianat merupakan tindakan supaya adik-adiknya jauh dari bahaya. Lantas Ten mendekati Anjar lalu dengan hati gereget dia memukul Anjar untuk melampiaskan kekesalannya terhadap Anjar yang selalu mengemban beban sendirian. Ten menegaskan bahwa dia tidak minta untuk dilindungi melainkan ingin bertarung bersama-sama. Terlintas di pikiran Anjar kata-kata Nares yang meminta Anjar untuk menyelamatkan semua adik-adiknya. Karena Nares tahu selama ini Anjar selalu sendirian untuk melindungi dan membimbing adik-adiknya. Hingga akhirnya Anjar memanggil semua nama adik-adiknya untuk meminta tolong. Alhasil Anjar kembali ke wujud semula. Sonakten mengajak semuanya untuk bergabung demi mengalahkan raja iblis dulikulum. Sementara itu di sisi lain tampaklah para penduduk Aprion ketakutan mendengar petir yang menyamar di seluruh Pedresiden. Meski begitu mereka yakin bahwa shelter tempat pengungsian buatan Nares tidak akan runtuh dengan mudah. Bahkan para bocil Apron yakin bahwa Ten dan yang lainnya tidak akan kalah dan akan segera menyelesaikan pertarungan. Sementara itu, saat ini Ten dan kawan-kawan sedang berhadapan dengan sang raja iblis, Dulikulum. Lantas Ley meminta Loky untuk menjauh karena pertarungan akan segera dimulai. Namun Loky tidak mau karena Loky terus bersama mereka sampai kapanpun. Alhasil Ten hanya menyuruh Loky untuk diam saja di dalam batu Ten dan mengajaknya untuk mengalahkan Dulikulum. Sontak Anjar langsung mengambil tongkat lalu memanggil monster janas. Tak lama kemudian, Kulum berubah bentuk menjadi monster yang lebih mengerikan. Tampaklah para geng dragon tidak mau kalah. Mereka langsung mengeluarkan jurus pamungkasnya yaitu fusion duo masing-masing. Serang marula. Ya, mereka bertarung dengan dahsyat. Namun kekuatan Raja Iblis sangat jauh di atas kekuatan mereka yang akhirnya hanya sekali serangan saja Dolikulu mampu menghempaskan mereka hingga tak berdaya. Lantas si iblis Dolikulu mengatakan bahwa mereka dibuat hanyalah dijadikan alat untuk membunuh dewa. Nah, ketika semuanya sudah tak berdaya, muncullah si kakek sakti alias Dentro. Tampak si iblis Dulikulum saling menyapa tentang perubahan mereka masing-masing. Dulikulum memberitahukan Dentro bahwa dirinya berubah karena ingin mendapatkan kekuatan untuk membunuh Dewa. Dolikulu mengingatkan Drentro perihal pembalasan dendam atas kematian Eleonora. Ya, Dentro mengetahui maksudum yang terus-terusan bertarung demi memenuhi janji mereka untuk membalaskan dendam kematian Elenora. Namun, Dentro hanya diam dan melihat saja. Dan untuk itu, saat ini Dentro akan menghentikan iblis Dolikulum yang dianggap telah salah jalan alias jadi ebrek. Lantas Dolikulum mengingatkan Dentro bahwa di tubuhnya terdapat jiwa Eleonora. Namun Detro meyakinkan Dulikulum bahwa Eleonora sudah mati. sontak Dro langsung menyerang dengan tombak dewa secara bertubi-tubi. Dan karena serangan tersebut tidak mempan, Dentro menunjukkan tombak terkuatnya untuk membunuh Dulum. Namun apa yang terjadi? [Musik] [Musik] Ya, serangan yang Dendro lancarkan sangatlah dahsyat. Namun tidak bisa menembus penghalang milik Nuri Kulum. Dan saat ini Dentro sudah kelelahan termakan usia yang akhirnya Dentro dibuat tak berdaya di hadapan Dulum. Di kesempatan itu, Dolikulum menghisap jiwa Dentro agar dirinya bisa membunuh sang dewa pencipta. Sebelum terhisap, Dentro memberikan pesan pada Ten dan kawan-kawan bahwa sisanya tergantung pada mereka semua. Nah, setelah menghisap Dentro, lantas Dolikulu memulai festival panen besar hingga semua benua tersapu petir yang sangat mengerikan dan semua jiwa-jiwa yang mati terhisap ke dalam tubuh Dolikulum. termasuk t dan kawan-kawan. [Musik] Yah, tampaklahum terbang sendirian di atas lautan pelisidet sambil memandangi Sepirot tempat penyimpanan jiwa-jiwa yang sudah mati. Karena saat ini seluruh benua beserta isinya telah musnah menjadi jiwa-jiwa yang telah dilahap oleh dulikulum. Ya, semua ini memang sudah menjadi rencana dulikulum sejak awal di mana para-par magia diciptakan lalu dikembangkan hanya untuk diambil jiwanya demi sebuah kekuatan untuk membunuh sang dewa. Namun sungguh terkejutnya Durikulum ternyata Ten dan Loki masih bertahan alias tidak terlahap. Dan hal yang lebih mengejutkan lagi, Ten memunculkan aura hijau yang sangat kuat. Yah, Ten sendiri pun tidak mengerti dengan keberadaannya. Yang Ten tahu hanyalah perintah Kakek Dentro yang memerintahkan Ten untuk bertahan hidup. Di situ Ten dan Loky merasakan keberadaan Lei Acet dan yang lainnya di dalam tubuh Dulum. Lantas Ten mengeluarkan juru sinkronisasi untuk mengeluarkan semua teman-temannya dari tubuh Dulikulum. Jelas semuanya tampak keheranan. Terutama Dulikulum itu karena dia tidak menyangka Ten memiliki kemampuan melebihi dirinya yang dapat bersinkronisasi dengan sosok dewa. Dolikulum berasumsi bahwa Ten sudah menjadi hyperon. Jelas Ten tidak mengerti dengan apa yang dikatakan si iblis dulikulum. yang ten tahu inilah saatnya bagi dirinya untuk menghentikan si iblis dulikulum yang sudah berbuat seenaknya. Lalu kemudian Ten menyebarkan aura hijaunya pada semua teman-temannya dan memanggil keluar semua monster milik mereka. [Musik] Dan yah, mereka bertarung dengan sengit dan mengeluarkan jurus fusion. Mereka bekerja sama menyerang iblis dulikulum dan sunggu edannya dulikulum dibuat terpojok. Bahkan nampak hina itu karena dia sudah tak berdaya di hadapan para pararmagia yang dia ciptakan sendiri. Di kesempatan itu, Acet memberitahukan bahwa hukuman dewa yang menyiksa Eleonora telah menular pada si kakek Dendro. Oleh sebab itu, Dulikulum menjadi semakin melemah karena telah melahap jiwa Dentro. Ya, Dulikulum tidak percaya bahwa kakek Dentro terkena hukuman dewa sebab tubuh Dentro tidak menua secepat dirinya. Lantas Ley mengatakan bahwa semakin banyak menggunakan magia maka hukuman dewa akan semakin cepat. Dan Eleonora adalah magia terlemah di antara ketiga dewa. Eleonora melahap banyak magia, namun hukuman Dewa semakin cepat menggerogotinya. Dan setelah Dentro menjauh dari Eleonora, Dentro tidak pernah melahap jiwa magia hingga si kakek Dentro menua dengan secara alami. Mereka mengetahui semua rahasia itu di saat mereka dilahap oleh Dulikulum dan bersinkronisasi dengan si kakek Dentro. Kemudian Anjar menegaskan yang intinya semakin banyak melahap jiwa magia maka semakin cepat Durikulum akan menua. Dalam artian awal yang baik bukan berarti akan mendapatkan ending yang baik dan awal yang buruk tidak berarti akan mendapatkan ending yang buruk. Namun si dulikulum malah merkedweng yang di mana menurutnya tinggal melahap jiwa kembali agar bisa bertahan hidup. Sontak saja tendan yang lainnya langsung menaiki monster lalu menyerang secara bersamaan hingga membuat duikulum benar-benar tak berdaya. [Musik] Ya, akhirnya Dolikulum kembali ke bentuk semula dengan tubuh yang menua dan dia mengakui kekalahannya. Kemudian Dolikulum memberitahukan mereka bahwa semua orang dan monster di Pelicide sudah musnah dan hancur dilahap olehnya. Namun, Ten mengatakan bahwa dirinya akan menyelamatkan semua orang yang ada di Pelisid. Karena Ten tahu bahwa dirinya dapat mengeluarkan lei dan yang lainnya keluar dari tubuh iblis dulikulum. Akan tetapi, Dolikulum memperingatkan Ten untuk tidak bersinkronisasi lagi dengan dirinya. Sebab hukuman dewa yang ada di tubuhnya akan menular pada Ten. Dulikulum menjelaskan bahwa seandainya Ten tertular, maka umur Ten akan tinggal beberapa tahun saja dan tubuh Ten tidak akan bertahan lama seandainya Ten tidak melahap jiwa magia. Namun Ten tidak peduli cepat atau lamat usianya. Yang terpenting dia bisa hidup bahagia bersama orang-orang tercinta yang telah ia selamatkan. Ibarat buat apa durasi lama tapi tidak menikmatinya. Mending durasi sebentar tapi sangat nikmat, Bro. Bang, maksudnya apa sih, Bang? Maksudnya kehidupan, Bro. Nah, sebagai teman sejati, Ley dan yang lainnya siap menerima sinkronisasinya dan mereka rela jika umur mereka masing-masing [Musik] terbagi-bagi. Ya, akhirnya jiwa-jiwa dan benua preside telah utuh kembali. Di akhir hayatnya, Kini Dulikulum paham arti kehidupan yang sesungguhnya, yaitu hidup penuh kebahagiaan bersama orang-orang yang disayangi daripada hidup diselimuti dendam yang tak [Musik] pasti. Tampaklah para penduduk Pelisid beraktivitas seperti biasanya. Mereka tersenyum bahagia setelah melewati semua kehancuran yang mengerikan. Ya, intinya Felisidet kini sudah damai dan tentram. Sementara itu, di sebuah ruangan tampaklah tenden yang lainnya mempelajari banyak buku karena mereka akan menjadi pemimpin baru di dunia perelisid untuk menggantikan oleh Kion Seis yang sudah tidak ada. Anjar mengatakan bahwa mereka telah menyelamatkan Peliside dan mereka pantas untuk menjadi orang Kion seis baru di benua masing-masing. Oleh sebab itu, mereka harus belajar semua pengetahuan politik, ekonomi, dan yang lainnya. Namun sayangnya Ten tidak menjadi penguasa benua apapun dan Ten hanya ingin menjadi raja di benua yang tidak ada penguasanya. Lei memberitahukan Ten bahwa impiannya telah tercapai. Namun Ten merasa bahwa dirinya masih merasa tidak tenang dan tidak nyaman. Hingga akhirnya Anjar memberi saran untuk mengganti nama dunia tersebut menjadi semplet dragon alias geng dragon. Tamat ini yang cukup membahagiakan. Gimana? Gimana? Seru enggak animenya, Bro? Ya menurut gue anime ini cukup serulah ya buat menemani menemani gabut kalian semua. Ya, begitulah pokoknya mah. Weso wes wes wesi. Oh, wes wesi. Yang artinya halo pemirsa yang budiman dan baik hati, jangan lupa like dan sub-nya ya supaya Bang Uranya makin semangat untuk membuat konten-konten terbarunya. Pokoknya mah setiap konten yang ditonton ambil baiknya, buang buruknya. Terima kasih telah menonton. Sayon Nara. Goodbye. Ingat jangan lupa bahagia sampai akhir. Jangan lupa subscribe, like [Musik] sebanyak-banyaknya. Apapun yang kalian tonton, ambil baiknya, buang buruknya. Terima kasih telah menonton. Sayur kutai. Ingat jangan lupa bahagia kawan. Terima kasih juga buat kalian sudah mendukung channel Bang Ultra. Bang Ultra takkan pernah bisa seperti sekarang tanpa dukungan kalian. Terima kasih. Terima kasih. Terima kasih. I love you all. [Musik] Terima kasih telah menonton Sayon Nara. Goodby. Ingat, jangan lupa bahagia kawan. Terima kasih juga buat kalian sudah mendukung channel Bang Ultra. Bang Ultra takkan pernah bisa seperti sekarang tanpa dukungan kalian. Terima kasih, terima kasih. Terima kasih. I love you all. I love you [Musik] all. Terima kasih telah menonton Sayonara. Goodbye. Terima kasih. Terima kasih kalian yang telah menonton sampai akhir. Jangan lupa subscribe, like [Musik] sebanyak-banyaknya. Apapun yang kalian tonton, ambil baiknya, buang buruknya. Terima kasih kau menonton sayonara. Goodbye. Ingat jangan lupa. Terima kasih telah menontonara. Goodbye.

farmagia episode 1 – 12

farmagia

Judul: Farmagia

Tanggal Rilis: Jan 10, 2025

Genre: Action, Adventure, Fantasy

———————————————————————————
Play list :

Farmagia

———————————————————————————

#anime #alurceritaanime #farmagia

MAG.MOE - The MAG, The MOE.